Menko Airlangga Luncurkan Buku Pembiayaan UMKM, Apa Isinya?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meluncurkan Buku Pembiayaan UMKM. Tujuannya untuk memberikan berbagai pengetahuan terkait UMKM kepada masyarakat, sebab UMKM merupakan pilar utama penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Tentu buku ini penting untuk berbagi pengetahuan terhadap terkait dan UMKM dan UMKM ini adalah salah satu pilar mengapa pertumbuhan ekonomi masih bertahan sepanjang covid-19 dan memang UMKM selalu menjadi buffer dalam berbagai krisis ekonomi sejak 98, 2008 dan di era pandemi covid ini,” kata Menko Airlangga Hartarto dalam peluncuran buku pembiayaan UMKM, Kamis (11/11/2021).

Dalam sambutannya, Menko menerangkan Buku Pembiayaan UMKM merupakan buku ke-4 nya yang berhasil terbit. Sebelumnya, saat berprofesi sebagai pengusaha, Menko Airlangga telah meluncurkan buku berjudul “Strategi Clustering dalam Industrialisasi Indonesia”.

Kemudian, ketika menjabat sebagai anggota DPR, dia juga menerbitkan buku berjudul “Merajut Asa membangun industri, menuju Indonesia Sejahtera”, dan buku “Membangun kemandirian mewujudkan kedaulatan dan ketahanan energi nasional”.

Untuk kali ini dia menerbitkan buku terkait UMKM, sebab UMKM sangat penting untuk menuju Indonesia emas di tahun 2045.

“UMKM ini menjadi andalan kita dan hadir di sini ke Menteri UKM dan ini menjadi tiangnya Indonesia dan selama ini Pemerintah juga memberikan keberpihakan kepada UMKM yang jumlahnya 64 juta dan dalam transformasi digitalisasi juga yang menjadi andalan adalah UMKM,” ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

UMKM di Berbagai Negara

(Foto:Dok.BNI)
(Foto:Dok.BNI)

Lebih lanjut, kata Menko, beberapa negara di dunia memiliki keberpihakan kepada UMKM. Bahkan negara tetangga kita sudah lolos dari middle income trap, baik itu Jepang maupun Korea Selatan mempunyai dukungan kuat terhadap UMKM.

“Bahkan di Jepang itu menjamin 100 persen (kepada UMKM). Jadi itu yang membuat Jepang selain yang incorporated nya besar tetapi Small and medium enterprises yang juga di bawah kementerian ekonomi perdagangan dan industri dan ini sangat didukung oleh pemerintah,” ujarnya.

Oleh karena itu kita juga melihat bahwa UMKM ini menjadi pilar di berbagai negara demikian pula di Korea Selatan, UMKM sangat didukung untuk peningkatan daya saing dan menjadi Champion inisiatif sehingga UMKM-nya bisa naik kelas dan menjadi penggerak perekonomian.

Begitupun Indonesia juga sudah mendorong bantuan untuk UMKM dalam bentuk berbagai penjaminan dan pemerintah sudah punya berbagai program UMKM yang berbasis pada likuiditas.

“Kami berharap bahwa dengan terbitnya buku ini diharapkan menambah wawasan,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel