Menko Airlangga Optimis Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Tercapai

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, optimis laju pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 2021 sesuai target. Hal itu dibuktikan melalui pertumbuhan positif perekonomian pada Q3 tahun 2021, sebesar 3,51 persen secara year on year (yoy).

Terkait pertumbuhan konsumsi rumah tangga, Menko Airlangga menjelaskan bahwa domestic demand bergantung pada mobilitas. Ia mengatakan, saat ini seluruh provinsi berada pada level 1 dan 2, yang tentunya mempengaruhi mobilitas.

“Q2 kasus aktif Covid-19 nya lebih rendah dibanding Q3 tahun 2021. Kita ketahui bersama di Q3 tahun 2021 kita melakukan pengereman dengan PPKM karena angka kasus harian Covid-19 yang tinggi sampai 574.315 kasus per hari. Meskipun demikian, kita masih bisatumbuh positif terdorong oleh ekspor yang mencapai 29,16 persen (yoy) dan impor 30,1 persen (yoy),” ungkap Airlangga, seprti ditulis Jumat (12/11/2021).

Meski demikian, Airlangga berharap masyarakat tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya pengendalian Covid-19 sangat berpengaruh pada keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

Airlangga memaparkan, Indeks Keyakinan Konsumen per Oktober 2021 sudah masuk dalam fase optimis atauberada pada angka 113,4, lebih tinggi dibandingkan 95,5 pada September 2021. Penjualan eceran terlihat cukup baik dengan naik ke 5,2. Selain itu, PMI Manifaktur juga sudah berada di 57,2.

"Jadi sebetulnya optimismenya ada. Jika pandemi bisa dikendalikan dan kita jaga sampai dengan Q4, makapada Q4 tahun 2021 belanja Pemerintah diperkirakan akan bisa meningkat,” papar Airlangga.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kesiapan Perbankan

Ilustrasi dana BLT
Ilustrasi dana BLT

Sementara itu, dari segi perbankan, pemerintah tengah bersiap dan mengantisipasi terkait adanya kebijakan Amerika Serikat yang menaikkan suku bunga.

Dengan cadangan devisa yang baik, neraca perdagangan Indonesia yang positif, dan IHSG serta kurs rupiah yang cenderung stabi, Airlangga optimis Indonesia mampu mencapai target pertumbuhan nasional secara year on year.

”Selama pandemi masih ada, kita harus dinamis karena kita menangani pandemi ini secara dinamis. Selain sektor ekonomi, vaksinasi juga terus didorong dan ditargetkan mencapai 40 persen untuk dosis kedua. Kita berharap di akhir tahun ini target tersebut bisa tercapai. Dengan demikian kita juga berharap dapat menjalankan ”gas dan rem” secara lebih seimbang lagi,” pungkas Airlangga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel