Menko Airlangga Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Sentuh 5,3 Persen di 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 berada di kisaran 4,5 persen sampai 5,3 persen. Proyeksi ini melihat sudah mulai bangkitnya beberapa sektor pendukung.

"Seiring dengan penanganan pandemi yang semakin membaik, ekonomi Indonesia di prediksi rebound di tahun 2021. Diproyeksikan ekonomi kita akan tumbuh di 4,5 sampai 5,3 persen," sebutnya dalam webinar bertajuk Transformasi Ekonomi: Mendorong Investasi di Indonesia Melalui Implementasi UU Cipta Kerja, Kamis (29/4).

Airlangga memastikan, capaian pertumbuhan ekonomi positif juga akan berlanjut di tahun 2022 mendatang. Diramalkan ekonomi mampu tumbuh melejit sebesar 6 persen.

"Kisarannya di 5,4 sampai 6 persen di tahun 2022," terangnya.

Airlangga mengungkapkan, untuk mewujudkan dua proyeksi pertumbuhan ekonomi positif tersebut pemerintah akan menerapkan tiga strategi jitu. Pertama, dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi tinggi mulai kuartal II tahun ini untuk mengurangi beban target yang diinginkan.

"Pemerintah terus mengupayakan agar pertumbuhan ekonomi di triwulan kedua dapat mencapai di kisaran 6,7 sampai 7 persen," tegasnya.

UU Cipta Kerja

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Kedua, pemerintah akan memaksimalkan implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau UU Cipta Kerja untuk mendukung upaya reformasi struktural. Menyusul undang-undang yang masih menuai polemik tersebut diyakini akan menawarkan berbagai kemudahan untuk menunjang berbagai kegiatan berusaha di Indonesia.

"(UU Cipta Kerja) akan menjadi pendongkrak ekonomi jangka menengah," ucapnya.

Terakhir, pemerintah terus berupaya mempercepat realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Percepatan dinilai penting untuk mengurangi beban masyarakat maupun pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19.

"Jadi, PEN akan mempercepat ekonomi jangka pendek," tukasnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: