Menko Airlangga sebut KNKG berperan strategis dalam pemulihan ekonomi

Satyagraha
·Bacaan 2 menit

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) mempunyai posisi dan peran yang sangat strategis untuk membantu pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Krisis yang sekarang ini berbeda dan Indonesia menangani relatif lebih baik dari negara lain dalam Negara G20. Ekonomi Indonesia terkontraksi 2,07 persen (yoy) pada tahun 2020 dan karena hal ini Indonesia banyak diapresiasi oleh lembaga-lembaga termasuk lembaga pemeringkat yang melihat bahwa Indonesia menyelesaikan persoalannya tidak sama dengan negara-negara lain," kata Menko Airlangga saat rapat koordinasi dengan kepengurusan KNKG periode 2021-2024 di Jakarta, Rabu.

Airlangga menyampaikan bahwa KNKG dibentuk pemerintah untuk mencapai tata kelola pemerintahan dan korporasi yang baik guna mendorong peningkatan kinerja perekonomian nasional. Pada awalnya, KNKG dibentuk pada 1999 sebagai respon dari krisis ekonomi dan keuangan pada tahun 1997/1998.

Baca juga: Pemerintah optimistis ekonomi pulih melalui vaksinasi dan reformasi

Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki cara yang berbeda dalam menangani pandemi COVID-19 sehingga ekonomi Indonesia masih bisa bertahan dan diprediksi akan pulih lebih cepat.

"Peran KNKG diharapkan dapat membantu pemerintah tidak hanya di sektor pemerintahan tetapi juga di sektor BUMN dan swasta. Terpenting adalah sektor kesehatan yang tentunya sektor kesehatan tersebut dapat merevitalisasi perekonomian nasional," ujarnya.

Selain itu, Menko Airlangga yang juga Ketua Dewan Pengarah KNKG, mengatakan bahwa dalam masa pandemi yang penuh tantangan, sektor korporasi masih bisa bertahan dan pada sektor UMKM dengan stimulus dari pemerintah. Hal tersebut membuktikan bahwa aktivitas masyarakat sebagai penyangga perekonomian masih bisa terjaga selama masa pandemi.

"Kalau istilah Bapak Presiden adalah restart dan rebooting, penting untuk dilakukan transformasi perekonomian nasional. Jadi kalau ada momentum, momentumnya adalah sekarang. Jadi, kita gunakan momentum pandemi COVID-19 ini untuk melanjutkan pertumbuhan dengan cara yang berbeda," lanjutnya.

Baca juga: Menko Perekonomian sebut 2021 jadi momentum pemulihan ekonomi

KNKG juga diharapkan dapat memantau dan mengevaluasi penerapan tata kelola dalam penyelenggaraan perijinan berusaha berbasis risiko di tingkat pemerintah pusat maupun daerah sesuai amanat UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja.

"KNKG periode ini berbeda karena harapan pemerintah lebih besar. Tidak hanya dari segi governance tetapi juga sosialisasi. Kami percaya para profesional dan praktisi dengan melibatkan eselon 1 kementerian/lembaga maka akses ke semua kementerian terbuka," katanya.

Adapun anggota dewan pengurus KNKG saat ini diketuai oleh Mardiasmo serta komposisi anggota dewan mencakup pejabat terkait dan para praktisi di bidangnya masing-masing, sehingga diharapkan KNKG dapat menghasilkan pedoman yang implementatif dan bermanfaat bagi peningkatan governansi di Indonesia.

Baca juga: Menko Airlangga ajak dunia usaha tingkatkan investasi

Baca juga: Menko Airlangga: Belajar secara tatap muka boleh di PPKM Mikro terbaru