Menko Airlangga terima para musisi, bahas pemulihan pertunjukan musik

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 2 menit

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta jajaran menerima audiensi para musisi Indonesia untuk membahas pemulihan sektor musik.

Menko Airlangga saat menerima audiensi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu, mengatakan pada prinsipnya pemerintah membolehkan kegiatan seni budaya kembali beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Terkait kegiatan seni budaya ini mulai PPKM Mikro periode ke-4 tanggal 23 Maret-5 April 2021 sudah diizinkan beroperasi 25 persen dengan protokol kesehatan. Pada dasarnya pemerintah terbuka yang penting tetap menerapkan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE),” kata Menko Airlangga.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia Dino Hamid mengatakan konser virtual sebagai bentuk adaptasi ketika masa pandemi belum mampu memenuhi kebutuhan industri musik secara keseluruhan.

Baca juga: Vaksin bawa angin segar untuk industri film dan musik

Dino mengatakan achievement industri musik secara keseluruhan ada pada kehadiran penonton secara langsung. Dalam banyak hal, terutama terkait para pekerja yang di industri musik, konser secara virtual masih sulit menggantikan konser yang digelar secara langsung.

Selain itu Ketua Federasi Serikat Musisi Indonesia Chandra Darusman beserta para promotor musik dan musisi lainnya menyampaikan usulan-usulan konstruktif yang diharapkan dapat memulihkan industri musik Indonesia.

Usulan tersebut di antaranya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk melibatkan para musisi dalam projek-projek pemerintah yang sedang dikerjakan maupun pemberian stimulus berupa bantuan langsung terhadap projek yang dilakukan.

Baca juga: Konser virtual jadi penggerak industri musik di masa pandemi

Para penggerak industri musik tersebut berharap agar pemerintah mengupayakan terselenggaranya konser yang digelar secara langsung dengan tetap menerapkan ketentuan CHSE, serta bantuan berupa alat screening berupa swab test antigen atau Genose yang bisa digunakan untuk membantu berlangsungnya pertunjukan.

Pelaku industri musik berharap upaya tersebut dapat menciptakan snowball effect dan citra kuat kembali hidupnya industri musik dan pertunjukan.

Menanggapi usulan tersebut, Menko Airlangga mengatakan pihaknya akan membicarakan lebih lanjut antara tim teknis dari pemerintah dan tentunya bersama para pelaku industri musik.

“Terima kasih saya ucapkan kepada para musisi dan promotor musik. Saya sangat mengapresiasi, mengingat musik adalah hal yang begitu dekat dengan masyarakat. Tiada hari tanpa musik. Tentu kita juga akan carikan jalan yang terbaik untuk industri ini,” ujar Menko Airlangga.

Baca juga: Menjaga asa industri musik di tengah pandemi