Menko Luhut: Bandara Juanda Dibuka Bertahap untuk Penumpang Internasional

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa pembukaan Bandar Udara Internasional Juanda (Bandara Juanda), Jawa Timur, bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) akan dilakukan secara bertahap. Hal tersebut guna menghindari resiko peningkatan atau penyebaran Covid-19.

“Secara umum kesiapan Bandara Juanda dan tempat karantina sudah baik, tetapi saya minta pembukaan bandara ini dilakukan secara bertahap seperti misalnya setiap seminggu sekali ada evaluasi, ada learning process,” kata Menko Luhut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembukaan Bandara Juanda secara virtual, Jumat (31/12/2021).

Untuk tahap awal, Menko Luhut memaparkan, Bandara Juanda dapat menerima 3 penerbangan internasional per minggunya dan hanya untuk PMI (Pekerja Migran Indonesia). Sementara itu, evaluasi dilakukan setiap satu minggu, dan jika hasilnya baik, maka tidak menutup kemungkinan adanya penambahan jumlah penerbangannya.

“Saya minta Kemenhub, Kemenkes, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim, dan AP1 memantau dan melakukan evaluasi terus-menerus proses dan alur kedatangan PPLN di Bandara Juanda,” ujarnya.

Untuk alur kedatangan itu sendiri, ada tiga hal yang menjadi perhatian yakni Alur Proses Kedatangan PPLN supaya tidak terjadi penumpukan, penambahan personel untuk setiap alur serta integrasi data dengan Kementerian Perhubungan.

“Alur bandara ada beberapa titik menjadi perhatian kita, jangan sampai ini menjadi penumpukkan,” ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Proses Karantina

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

Lebih jauh, Menko luhut menyampaikan bahwa dia telah meminta BNPB, Gubernur Jatim, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim, dan PHRI memastikan proses karantina berjalan dengan lancar.

"Saya minta pengawasan dilakukan secara ketat sehingga tidak ada kebocoran. Selain itu pastikan segala kebutuhan logistik wisma karantina dapat dipenuhi dan anggarannya tersedia,” tambah Menko Luhut.

Perihal akan diberlakukannya kebijakan ini Menko Luhut juga menekankan agar semua pekerja dari bandara hingga di tempat karantina untuk diberikan proteksi yang memadai dan dilakukan tes secara rutin.

Dengan persiapan yang baik, Menko Luhut yakin proses penerimaan PPLN di Bandara Juanda akan lebih baik.

Selain Menko Luhut, rakor ini juga dihadiri oleh Menkes Budi, Menhub Budi, dan beberapa Kementerian/ Lembaga terkait. Para pihak ini menyatakan sudah siap dan mengikuti aturan yang ada dalam pembukaan Bandara Juanda dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel