Menko Luhut: G20 di Pulau Belitung untuk pembangunan dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan perhelatan G20 di Pulau Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk pembangunan dunia.

“Hari ini saya ingin menginformasikan bahwa Indonesia akan melakukan kolaborasi dengan negara manapun untuk kemajuan bersama," kata Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri Networking Dinner Development Ministerial Meeting (DMM) G20 di Belitung, Kamis.

Ia mengatakan dalam membangun Negara Indonesia tidaklah mudah. Perlu kerja keras ekstra. Oleh karena itu, momentum G20 di Pulau Belitung ini menjadi salah satu peluang untuk membuka jaringan dengan negara mana pun.

"Segala bentuk kerja sama yang dilakukan harus memberikan keuntungan pada kedua belah pihak negara. Jangan hanya menguntungkan satu negara," ujarnya.

Baca juga: Ratusan delegasi dari 22 negara hadiri DMM G20 di Belitung

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan alasan mengapa kegiatan G20 diadakan di Pulau Belitung, yang mana sebelumnya Pulau Belitung belum pernah menjadi tuan rumah pada kegiatan internasional serupa.

"Kalian pasti bertanya-tanya mengapa kami mengadakan rapat ini di Pulau Belitung ? Kita kembali pada masa sejarah 1918, pada masa itu, Belitung menjadi penghasil timah, yang memberikan dampak buruk bagi lingkungannya. Namun pada 2000, Babel mulai menyadari pentingnya pariwisata berkelanjutan," katanya.

Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin menyampaikan kebanggaanya bahwa Kepulauan Bangka Belitung bisa menjadi bagian penting dari kegiatan G20 dengan melibatkan masyarakat lokal untuk berkontribusi aktif.

"Kita menginterpretasikan kegiatan pembangunan berkelanjutan berdasarkan kekayaan alam dan budaya demi masa depan," katanya.

Baca juga: Bappenas sebut DMM G20 di Belitung usung tiga tujuan