Menko Luhut Harap Indonesia Tiru China Tangani Pandemi Covid-19

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia harus mencontoh penanganan pandemi Covid-19 di China.

Menurutnya, berkat tingkat displin masyarakat yang tinggi, pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mampu mengendalikan penyebaran Covid-19dengan baik.

"China itu penduduknya 1,4 miliar ini super disiplin jadi mereka bisa kelola Covid-19 dan kita harus contoh itu," kata Luhut dalam Webinar Optimalkan Angkutan Barang dengan Tol Laut, Jakarta, Kamis (10/6).

Luhut pun menyinggung peningkatan kasus terkonfimasi Covid-19 yang dalam beberapa hari kembali meningkat. Data terkini hingga tanggal 9 Juni 2021 tercatat sudah ada 7.725 penambahan kasus baru di 34 provinsi.

"Kemarin ada hampir 8 ribu kasus infeksi yang baru," kata dia.

Di sisi lain, kata Luhut, upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah juga menunjukkan peningkatan. Saat ini tercatat sudah ada sekitar 600 ribu vaksin yang disuntikkan ke masyarakat dalam satu hari.

Dia pun meminta agar Menteri Kesehatan , Budi Gunadi Sadikin bisa meningkatkan proses vaksinasi hingga 750 ribu dosis per hari hingga akhir bulan. Lalu meningkat lagi menjadi 1 juta dosis per hari pada bulan Juli mendatang.

"Tadi saya bicara dengan Menteri Kesehatan Pak Budi agar mulai hari ini sudah bisa 750 ribu (yang divaksin) perhari dan 1 juta per hari, bulan depan," kata dia.

Dia meminta semua pihak bisa bekerja sama dengan menggunakan hati karena masalah Covid-19 ini menyangkut kemanusiaan.

"Kita semua ini enggak bisa sendiri karena masalah covid ini mengangkut nyawa, kemanusiaan jadi jangan main-main sama ini," kata dia mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Ada Menko Luhut, Indonesia-China Jadi Makin Akrab

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi berjabat tangan dengan Menko Kemaritiman Indonesia, Luhut Pandjaitan sebelum melakukan pertemuan di Wisma Negara Diaoyutai, Beijing. Rabu (24/10). (Daisuke Suzuki/Pool via AP)
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi berjabat tangan dengan Menko Kemaritiman Indonesia, Luhut Pandjaitan sebelum melakukan pertemuan di Wisma Negara Diaoyutai, Beijing. Rabu (24/10). (Daisuke Suzuki/Pool via AP)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri acara Tete-a-Tete (pertemuan antara dua orang) bersama State Councilor (Menteri Luar Negeri) Tiongkok (China), Wang Yi, pada Sabtu (5/6) lalu.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Luhut melakukan penandatanganan MoU Establishing a High Level Dialogue and Cooperation Mechanism.

Luhut mengatakan kerja sama yang baru saja dilakukan akan memperkuat hubungan Indonesia-RRT yang saling menguntungkan.

"Saya percaya kita dapat terus memperkuat hubungan yang saling menguntungkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara, baik di masa kini maupun di masa mendatang," ujar Luhut dalam keterangan persnya, Jakarta, Selasa, (8/6).

Acara tersebut secara resmi menandai pembentukan High Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) antar kedua negara. Dalam perjanjian ini, Luhut dan Wang Yi bertindak sebagai Co-Chair HDCM.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi perkembangan kondisi global, isu-isu strategis, dan tantangan global. Wang Yi mengatakan pihaknya akan mengedepankan semangat senasib dengan Indonesia.

"Dalam menjalankannya, kami mengedepankan semangat senasib dan kami berharap dapat terbangun kerja sama yang mutual dan lebih baik lagi antara Indonesia dengan RRT," kata Menlu China.

Topik Strategis

Menteri BUMN Erick Thohir beserta delegasi Indonesia yang diketuai Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan pejabat pemerintahan China, pada Sabtu, 5 Mei 2021. Dok BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir beserta delegasi Indonesia yang diketuai Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan pejabat pemerintahan China, pada Sabtu, 5 Mei 2021. Dok BUMN

Dalam pertemuan ini, beberapa topik strategis kedua negara pun dibahas, mulai dari politik dan keamanan, kesehatan, sinergi dan strategi pengembangan proyek kerja sama prioritas, perdagangan dan ekonomi, investasi, serta maritim dan aeronautika.

Dilakukan pula beberapa sesi pertemuan tematik dengan pemerintah RRT maupun sektor swasta untuk membahas beberapa program kerja sama dan proyek yang akan dilaksanakan kedua pihak.

Dalam acara tersebut, Luhut juga didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Wakil Menteri Keuangan Suahasil, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, dan Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok Dino R. Kusnadi, Memorandum of Understanding.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Ayodhia Kalake, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto, dan Penasehat Khusus Menko Marves Jona Widhagdo Putri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel