Menko Luhut Hibah Tanah 10 Hektare untuk Sekolah NU Berkualitas

Agus Rahmat, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menghibahkan tanah seluas 10 hektare kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di daerah Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Penyerahan hibah itu dilakukan di Kantor PBNU, Jalan Keramat Raya Jakarta Pusat, seperti dikutip dalam akun instagram @nu.channels.

Kedatangan Luhut disambut langsung oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj, Komisaris Independen PT Garuda Indonesia Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid (putri dari mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid).

Baca juga: Brigjen Ida, Jenderal Berhijab yang Ikut Dampingi Komjen Sigit

Dalam kesempatan itu, Luhut mengaku pernah bercerita dengan almarhum Gus Dur (Abdurrahman Wahid) ketika masih menjabat Presiden RI. Saat itu, Luhut mengatakan Gus Dur menceritakan soal pendidikan. Akhirnya, Luhut bertanya kepada Gus Dur kenapa tidak membuat sekolah NU yang berkualitas.

Kala itu, kata Luhut, Gus Dur setuju dengan gagasannya soal sekolah NU yang berkualitas. “Oh iya Pak Luhut, benar,” kata Luhut menirukan pernyataan Gus Dur.

Selanjutnya, Luhut mengatakan mendiang Gus Dur juga menceritakan ada tanah NU di Jawa Timur, yakni antara Surabaya dan Malang. Tapi pembahasan itu tidak bisa berlanjut. “Perjalanan waktu belum kejadian, beliau pergi,” ujarnya.

Namun demikian, Luhut mengaku tidak melupakan cerita dengan Gus Dur soal pendidikan tersebut. Akhirnya, Luhut tetap membantu mencarikan lahan untuk memenuhi keinginan Gus Dur tersebut. Tiba-tiba, Luhut bertemu teman lamanya pemilik Sentul City, Trenggono Ting.

“Saya bilang, kenapa kamu punya tanah tidak kasih buat pendidikan NU. Beliau setuju dan dialokasikan 10 hektare,” ujar politikus senior Partai Golkar itu.

Untuk itu, Luhut berharap tanah ini bisa didesain dengan bagus supaya berdiri tegak menjadi sekolah NU yang berkualitas. Apalagi, menurutnya kepemimpinan NU di bawah KH. Said Aqil, sangat bagus. “Di sini ada Mba Yenny mewakili keluarga (Gus Dur),” lanjutnya.

Sementara Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil mengucapkan terima kasih kepada Luhut Binsar Pandjaitan dan Trenggono Ting, yang telah menghibahkan tanah seluas 10 hektare untuk dibangun pendidikan Nahdlatul Ulama di kawasan Sentul City, Jawa Barat.

“Alhamdulillah, tanah 10 hektare akan didesain sesempurna sebagus mungkin, sesuai desain kotanya itu. Jangan sampai memalukan, kotanya indah ada universitas kurang baik, kan memalukan. Mudah-mudahan manfaat. Atas nama Nahdliyin mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan membawa berkah,” katanya.