Menko Luhut: Kena Covid-19 Itu Bukan Aib

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan atau Menko Luhut meminta agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan, sebab virus Covid-19 bisa menyerang siapa saja.

Luhut pun bercerita bahkan keluarganya sudah tertular Covid-19. Oleh karena itu, dia mengingatkan jangan menyepelekan virus covid-19 ini karena penularannya sangat cepat.

“Kita jangan bermain-main disini, virus ini akan menyerang siapa saja, ini virus bukan aib, tidak! Karena semua bisa kena, saya punya anak, cucu, mantu semua kena, ya mau diapain, At the end, kalau kita tidak disiplin ya pasti kita korbannya,” kata Luhut dalam RAKORNAS APINDO ke-31, Selasa (24/8/2021).

Menurutnya, meski konfirmasi kasus covid-19 di Indonesia mengalami penurunan, namun dirinya meminta semua pihak untuk jangan jumawa ketika mampu menurunkan kasus harian, disaat negara lain masih mengalami peningkatan.

“Kalau kita lihat sekarang Indonesia mampu menurunkan kasus harian di saat negara lain masih mengalami peningkatan. Kasus konfirmasi harian dan kasus aktif di Jawa-Bali telah turun signifikan tapi kita harus super hati-hati, tidak bisa kita Jumawa seolah ini selesai,” tegasnya.

Menurutnya, belajar dari pemimpin di banyak negara lain yang mengklaim sudah bisa mengendalikan pandemi covid-19 di negaranya, namun ternyata negara mereka terkena pandemi lagi, dia berharap Indonesia tidak seperti itu.

“Banyak negara lain yang atasan mereka mengendalikan ternyata juga kena lagi. Dan kita tidak mau seperti itu oleh karena itu langlah-langkah harus kita lakukan pembukaan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut,” ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Optimis

Menko Marves Luhut B Pandjaitan mengunjungi fasilitas Isolasi Terpusat (Isoter) dan sentra vaksinasi di Malang dan Kota Batu, Jumat (13/8/2021).
Menko Marves Luhut B Pandjaitan mengunjungi fasilitas Isolasi Terpusat (Isoter) dan sentra vaksinasi di Malang dan Kota Batu, Jumat (13/8/2021).

Dengan demikian, Pemerintah ke depannya akan lebih fokus dalam pengendalian Covid-19 melalui pengetatan 3M, 3T, dan pengurangan durasi kontak. Dia optimis angka kasus Covid-19 bisa terus ditekan.

Selain itu, untuk meningkatkan pelacakan konfirmasi covid-19, Pemerintah akan terus mengoptimalisasikan penggunaan aplikasi peduli Lindungi. Sehingga pergerakan orang yang positif covid-19 bisa terlacak.

“Ini akan menceritakan kalau ada yang tertular atau ketemu siapa saja di sekitar anda. handphone ke handphone akan main," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel