Menko Luhut: Pemerintah Tak Ikut Campur dalam Pemilihan Ketua Umum Kadin

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemerintah tidak pernah ikut campur dalam kontestasi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) periode 2021-2026.

Hal tersebut diungkapkan Luhut dalam pertemuan dengan beberapa orang pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin ) Pusat dan daerah.

Ini sekaligus menjawab pertanyaan beberapa Ketua Umum Kadin provinsi yang datang menemui Luhut untuk bersilatrahmi sekaligus berdialog di kantornya di Jakarta, Senin 29 Maret 2021.

“Pemerintah tidak memihak kandidat manapun dan justru mendukung Kadin yang bermartabat. Pilihlah dengan hati nurani siapa yang terbaik untuk memimpin Kadin ke depan. Perhatikan rekam jejak supaya dapat pilihan terbaik,” jawab Menko Luhut, seperti yang disampaikan Anindya Bakrie yang ikut mendampingi pengurus Kadin provinsi.

Lebih lanjut Menko Luhut mengatakan, Kadin Indonesia ke depan harus lebih fokus pada pemberdayaan daerah dan UMKM. Pemerintah siap bekerja sama lebih erat dan efektif dengan Kadin Indonesia.

Kadin: 17.387 Perusahaan Terdaftar Vaksinasi Gotong Royong

Suasana vaksinasi COVID-19 kepada pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/3/2021). Penyuntikan vaksin tahap pertama ini menargetkan 1.000 peserta. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Suasana vaksinasi COVID-19 kepada pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/3/2021). Penyuntikan vaksin tahap pertama ini menargetkan 1.000 peserta. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat, sekitar 17.387 perusahaan telah mendaftar program vaksinasi gotong royong.

Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani mengatakan, program vaksinasi gotong royong ini mendapat respon yang positif di kalangan pengusaha, sehingga jumlah pendaftar mengalami penambahan sejak tahap pertama pendaftaran dibuka.

"Hingga kini Batch 2 ditutup, total pendaftar mencapai sedikitnya 17.387 perusahaan dengan total vaksinasi mencapai 8.665.363 orang," ujar Rosan dalam keterangannya, Jumat (26/3/2021).

Dia menuturkan, sektor industri padat karya atau manufaktur yang mendaftar di vaksin.kadin.id mencapai 981 perusahaan. Setiap perusahaan padat karya bisa mendaftarkan vaksinasi untuk karyawan dan keluarga karyawannya mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu orang.

Sementara itu, sektor perdagangan, ekspor/impor dan ritel mencapai 4882 perusahaan pendaftar. Konstruksi dan infrastruktur mencapai 1119 dan sektor jasa mencapai 1403 perusahaan, dan sektor-sektor industri lainnya.

"Datanya masih bergerak terus dan masih banyak perusahaan yang mau daftar di tahap 3," kata Rosan.

Kadin, lanjut dia, sebagai induk organisasi dunia usaha akan mensinergikan program dengan berbagai pihak untuk turut serta dalam upaya mengurangi transmisi/penularan COVID-19 serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19.

"Kami mendukung upaya-upaya percepatan untuk mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi," kata dia.

Seperti diketahui sebelumnya, program vaksinasi gotong royong adalah pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan swasta atau dengan keluarga karyawan yang pendanaannya dibebankan pada perusahaan dimana mereka bekerja.

"Perkiraan pelaksanaan vaksinasinya di pertengahan April," pungkas Rosan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: