Menko Luhut: Penurunan Kasus Covid-19 Nasional Lebih Cepat dari Perkiraan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawab pertanyaan berbagai pihak terkait perpajangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tak kunjung usai. Menurutnya, PPKM Jawa-Bali akan terus diberlakukan.

"Pemerintah hari ini sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang kapan PPKM Level Jawa Bali ini akan terus diberlakukan? Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa Bali," katanya, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Menko Luhut mengatakan, perpanjangan PPKM akan terus dilakukan sembari mengevaluasi perkembangan kasus di Indonesia. Pemerintah tidak ingin ledakan kasus terjadi kembali seperti yang terjadi pada pertengahan tahun.

"Pemerintah akan terus melakukan evaluasinya tiap satu minggu guna menekan angka kasus konfirmasi dan tidak mengulang kejadian yang sama dikemudian hari," jelasnya.

Dia melanjutkan, aituasi Covid-19 yang membaik begitu cepat di Jawa-Bali, menyebabkan penurunan level PPKM yang lebih cepat dibandingkan perkiraan. Di sisi lain, kecepatan vaksinasi dan implementasi peduli lindungi serta protokol kesehatan masih tertinggal.

"Penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan banyak euphoria dari masyarakat yang tidak disertai dengan implementasi protocol Kesehatan dan penggunaan peduli lindungi. Hal ini cukup berbahaya karena dapat mengundang gelombang berikutnya dari Covid-19," katanya.

Selain itu disampaikan juga, bahwa perlu kewaspadaan semua pihak, karena terdapat peningkatan kasus konfirmasi atau angka kematian dibeberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Semarang.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tekan Kasus Covid-19, Luhut Tegaskan Evaluasi PPKM Dilakukan Setiap Pekan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam pengumuman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin (23/8/2021).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam pengumuman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin (23/8/2021).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali akan terus dilakukan hingga 20 September 2021.

"PPKM level Jawa-Bali pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM level ini di seluruh wilayah Jawa Bali. Dan saya Pak Airlangga juga akan menyampaikan untuk di luar Jawa-Bali juga sama," kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (13/9/2021).

Kata dia, nantinya evaluasi pelaksanaan PPKM akan tetap dilakukan setiap pekan hingga dapat menekan kasus konfirmasi Covid-19. PPKM merupakan bentuk monitor pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sebab, lanjut Luhut, tanpa ada pengawasan ada potensi adanya kenaikan kasus Covid-19.

"Karena kalau dilepas tidak dikendalikan terus bisa nanti ada gelombang berikutnya kita lihat banyak terjadi di berbagai negara. Jadi kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan berbagai negara lain," ucap dia.

Sementara itu, pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2-4 di Jawa Bali mulai 13 sampai 20 September 2021. Pemerintah menilai kasus Covid-19 di Jawa dan Bali turun signifikan hingga 96 persen

"Seiring dengan kondisi semakin baik serta implementasi dan penggunaan Peduli Lindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian yang dan juga pengamatan aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode ini minggu ini," ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel