Menko Luhut: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2021 Lebih Baik dari Prediksi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara kumulatif pada kuartal III 2021 tumbuh positif sebesar 3,51 persen secara tahunan atau year on year (YoY) dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan atau Menko Luhut menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2021 sebesar 3,51 persen secara year on year (yoy) lebih tinggi dari proyeksi pemerintah sebelum PPKM Jawa-Bali diterapkan.

"Realisasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan III (2021) sebesar 3,5 persen lebih tinggi dari perkiraan awal kami sebelum PPKM diterapkan," ungkapnya dalam Evaluasi Pemberlakuan PPKM di Jakarta, Senin (8/11/2021).

Menko Luhut mengungkapkan, torehan positif itu tak lepas dari kian terkendalinya pandemi Covid-19 di Indonesia. Sehingga, laju pertumbuhan ekonomi nasional mampu bertahan di zona positif.

"Jadi, keberhasilan menurunkan kasus dengan cepat dan pembukaan yang dilakukan secara bertahap mampu menahan perlambatan perekonomian," terangnya.

Oleh karena itu, Menko Luhut meyakini pemulihan ekonomi sepenuhnya akan terjadi pada triwulan IV 2021 mendatang.

"Kami memperkirakan pemulihan ekonomi pada triwulan IV dapat lebih tinggi dari 5 persen," tukasnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal III 2021 Capai 3,51 Persen

Suasana gedung perkantoran di Jakarta, Sabtu (17/10/2020). International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 menjadi minus 1,5 persen pada Oktober, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya pada Juni sebesar minus 0,3 persen. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana gedung perkantoran di Jakarta, Sabtu (17/10/2020). International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 menjadi minus 1,5 persen pada Oktober, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya pada Juni sebesar minus 0,3 persen. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara kumulatif pada kuartal III 2021 tumbuh positif sebesar 3,51 persen secara tahunan atau year on year (YoY) dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Namun, angka tersebut masih lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2021, yang mencapai 7,07 persen.

Kepala BPS Margo Yuwono melaporkan, jika dihitung secara kuartalan atau qtq, pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal ketiga lalu tumbuh sebesar 1,55 persen.

"Dibandingkan dengan triwulan 3 2020 atau secara yoy, perekonomian Indonesia tumbuh 3,51 persen," ujar Margo dalam sesi teleconference, Jumat (5/11/2021).

Adapun secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tiga kuartal di 2021 juga naik 3,24 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya, atau pada Januari-September 2020.

"Secara kumulatif dari triwulan 1-3 2021, dibandingkan dengan periode sama 2020, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 3,24 persen," terang Margo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel