Menko Luhut: Pertumbuhan Ekonomi Tergantung Penanganan Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat tergantung pada penanganan Covid-19. Pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi di 2021 bisa di kisaran 4 persen.

"Kita prediksi pertumbuhan ekonomi di angka 3 persen atau 4 persen, kami masih berdebat ada yang bilang 4,5 persen, ya kita lihat nanti, ini semua tergantung pada penanganan Covid-19," katanya dalam acara Upaya Bersama Memutus Pandemi Covid-19 dan Membangkitkan Ekonomi, Selasa (24/8/2021).

Oleh karena itu, pemerintah saat ini fokus pada pemulihan ekonomi dan reformasi secepat mungkin. Termasuk pemberian stimulus fiskal. "Ini semua ini sudah kita lakukan," imbuhnya.

Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Kementerian PPN/Bappenas, Eka Chandra Buana memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 mencapai 4,3 persen. Menyusul implementasi kebijakan pembatasan sosial ekonomi masyarakat (PPKM Darurat) akibat lonjakan kasus harian Covid-19 di sejumlah daerah.

"Dengan adanya pembatasan ini (PPKM Darurat) yang mengakibatkan bahwa tingginya ketidakpastian yang terjadi di tahun 2021, kami di Bappenas memperkirakan untuk ekonomi di 2021 itu akan tumbuh sebesar 3,5 sampai 4,3 persen," ucapnya dalam webinar bertajuk Outlook Perekonomian Global dan Indonesia, pada Jumat 20 Agustus 2021.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sri Mulyani Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 4,5 Persen di Akhir 2021

Pemandangan gedung-gedung bertingkat di Ibukota Jakarta, Sabtu (14/1). Hal tersebut tercermin dari perbaikan harga komoditas di pasar global. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Pemandangan gedung-gedung bertingkat di Ibukota Jakarta, Sabtu (14/1). Hal tersebut tercermin dari perbaikan harga komoditas di pasar global. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh 3,7 persen sampai 4,5 persen di akhir 2021. Angka tersebut dengan melihat realisasi pertumbuhan Indonesia sepanjang semester I 2021 di posisi 3,1 persen.

"Pertumbuhan ekonomi semester I mencapai 3,1 persen dan keseluruhan tahun diproyeksikan 3,7 persen-4,5 persen," kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (23/8/2021).

Estimasi pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut sudah dengan memperhatikan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di awal semester II 2021. Sebab, proses pemulihan ekonomi sebenarnya terjadi baru pada kuartal kedua.

"Kuartal kedua kita lihat kondisi negara ini benar-benar bisa pulih hingga tumbuh 7,07 persen," kata dia.

Sedangkan pada kuartal pertama, pemerintah masih menerapkan pembatasan sosial demi menekan angka penyebaran virus selama musim libur natal dan tahun baru. Kebijakan itu pun terus berlanjut hingga bulan Maret.

"Kuartal I recovery kita belum kuat, karena di akhir tahun dalam rangka libur musim natal dan tahun baru kita masih ada PPKM yang berlanjut di Februari-Maret," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel