Menko Luhut Ungkap Alasannya Suka Urus Sana Sini

Dusep Malik, Arrijal Rachman
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan akhirnya buka suara terkait gaya kerjanya yang suka mengurusi berbagai persoalan. Bahkan, akibat hal itu, dia sempat dijuluki Menteri Segala Urusan.

Menurut Luhut, julukan itu disematkan kepada dirinya memang karena fakta di lapangan. Dia mengaku memang suka mengurusi banyak hal. Bukan tanpa alasan, tapi sebatas agar seluruh kerja di pemerintahan terintegrasi, sehingga lebih efektif dan efisien.

"Jadi kalau teman-teman lihat saya banyak urusin sana sini karena saya mau yang terlibat, yang ada kaitannya, supaya bisa kerja secara terintegrasi," kata dia secara virtual, Selasa, 13 April 2021.

Jika pekerjaan, khususnya di tingkat birokrasi bisa diintegrasikan, Luhut menganggap masalah-masalah yang dihadapi bangsa akan semakin mudah diselesaikan. Dia mencontohkan, salah satunya adalah terciptanya proses bisnis dan perizinan yang efisien.

"At the end semua di negara kita ini berbicara masalah cost, bagaimana kita buat penghematan, efisiensi, kolaborasi dengan bagus sehingga peluang orang untuk korupsi makin kecil," tutur Luhut.

Selain suka urus sana sini agar kerja pemerintah bisa terintegrasi, Luhut menegaskan juga suka melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam setiap proyek-proyek besar yang berada di bawah tanggung jawabnya.

"Semua kegiatan kami dalam project-project besar KPK akan terlibat, seperti kita mau penataan ekspor dari Bangka Belitung karena di sana banyak sekali rare earth yang diekspor yang tidak jelas itu," ucap dia.

Sebelumnya, Luhut juga pernah menanggapi julukan masyarakat yang sempat disematkan kepada dirinya. Julukan itu adalah 4L atau Luhut Lagi Luhut Lagi, yang tidak lain juga akibat kesukaannya mengurusi banyak hal saat jadi menteri.

Namun, saat itu Luhut menilai bahwa istilah itu disematkan masyarakat kepada dirinya karena dia tipe menteri yang banyak kerja sesuai arahan Presiden Jokowi. Tidak ada pekerjaan yang dia lakukan tanpa adanya komando dari presiden.

"Tidak lah. Tidak benar juga 4L itu. Namun, ada anggapan itu hanya mungkin karena kerja banyak. Namun, yang penting adalah tugas pokok saya dari Presiden itu dilaksanakan,” kata Luhut, Kamis, 25 Februari 2021.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan, semua yang dikerjakannya saat ini pada dasarnya juga masih berkaitan dengan kementerian-kementerian ataupun lembaga yang berada di bawah koordinasinya.

Antara lain, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Selain itu, juga termasuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan juga soal Investasi. Dia menekankan ingin semuanya terintegrasi dan holistik.

“Jadi misalnya, dalam hal pembangunan pasti ke PUPR, kan. Pembangunan jalan tol misalnya, ada hal yang memang di bawah saya. Jadi memang karena saya kerja banyak,” ujarnya.