Menko Luhut Ungkap Arahan Jokowi Soal Food Estate di Kalimantan

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan kunci suksesnya pengembangan lumbung pangan atau food estate yang sedang digenjot di di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurutnya, penataan air di lokasi food estate tersebut penting untuk jadi perhatian. Sebab, selain bisa untuk memaksimalkan sektor pertanian di food estate, penataan air yang baik juga bisa berperan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Pentingnya penataan air itu karena pada tahun 2015 di Kabupaten Pulang Pisau terjadi karhutla yang sangat parah. Itu hendaknya jangan terulang lagi," kata Luhut saat melakukan kunjungan ke lokasi Food Estate Pulang Pisau, Selasa 6 April 2021.

Baca juga: Sri Mulyani Permudah Korporasi Dapat Penjaminan Kredit di Bank

Penataan air yang harus dilakukan lanjut Luhut misalnya dengan rekayasa tata kelola dan pengolahan naik turunnya air. Hal ini penting untuk memastikan komoditas yang ditanam bisa subur di lahan yang basah. Penataan itu juga harus benar-benar dilakukan dari hulu hingga hilir di lokasi food estate.

Lebih lanjut Luhut mengatakan, Kemenko Marves telah mengundang ahli bidang food estate maupun bioteknologi pertanian di Indonesia, termasuk dari Negara Rusia, mencari solusi agar karhutla di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas dapat dicegah dan ditanggulangi.

Para ahli itu juga telah diminta untuk berkolaborasi dengan akademisi di Universitas Palangka Raya dalam mencegah dan menanggulangi karhutla tersebut.

"Biarlah nanti kita ini terbuka. Jadi kita membuka diri untuk saling mengoreksi dan saling memperbaiki terhadap apa yang akan dibuat. Dengan begitu, hasilnya yang akan dicapai benar-benar optimal dan sesuai harapan," kata Luhut.

Dalam kesempatan itu Luhut juga mengaku mendapat perintah dari Presiden Joko Widodo agar alsintan yang digunakan di lokasi food estate benar-benar dimaksimalkan. Sehingga, hasil produksinya bisa sesuai dengan yang diharapkan.

"Pak Presiden, kemarin siang, juga ada memberikan arahan secara khusus kepada saya, agar food estate di lahan 160 ribu hektare jangan sampai tidak jalan. Saya diminta untuk memastikan itu benar-benar jalan," kata Luhut.

Sebagai informasi, kunjungan Menko Marves ke lokasi food estate bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran juga turut mendampingin Menko Marves dan sejumlah menteri tersebut. (Ant)