Menko Luhut Ungkap Penyebab Langkanya Pasokan Oksigen

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah memastikan bahwa saat PPKM Darurat segala macam kebutuhan penanganan lonjakan kasus COVID-19, seperti kapasitas rumah sakit dan pasokan oksigen, sudah coba ditangani dengan berbagai langkah yang telah diambil.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, menjelaskan memang terdapat kendala dalam proses distribusi oksigen, di tengah melonjaknya permintaan akibat meningkatnya penggunaan di masyarakat.

"Soal (pasokan) oksigen, sebenarnya ini karena adanya peningkatan 3-4 kali lipat dari jumlah orang yang membutuhkan. Jadi distribusi memang sempat agak tersendat," kata Luhut dalam telekonferensi, Senin 5 Juli 2021.

Meski demikian, Luhut memastikan saat ini pemerintah sudah berkoordinasi dengan lima produsen oksigen, yang sudah diminta untuk melayani sektor kesehatan terlebih dahulu.

"Ada lima produsen oksigen yang kita minta 100 persen sekarang diberikan untuk masalah kesehatan terlebih dahulu," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, menambahkan bahwa suplai oksigen medis serta kapasitas rumah sakit hingga saat ini masih terus dipacu pemerintah dalam hal ketersediaan dan kesiapannya.

Hal itu antara lain dengan memfungsikan Rumah Sakit Lapangan di Wisma Haji Pondok Gede, agar bisa terus tersedia untuk melayani masyarakat dalam konteks penanganan COVID-19 yang kasusnya masih terus melonjak dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, lanjut Jodi, Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Perindustrian akan segera membuat database produsen dan distributor, untuk mendata ketersediaan pasokan oksigen.

Hal itu akan dilakukan, baik dengan cara memproduksi oksigen dari dalam negeri maupun melakukan impor apabila tidak ada pilihan lain demi memenuhi kebutuhan pasokan oksigen di dalam negeri.

"Pemerintah saat ini sedang memaksimalkan penggunaan produksi oksigen industri untuk menjadi oksigen medis. Kita pastikan suplai oksigen dan kapasitas Rumah Sakit agar mencukupi," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel