Menko Muhadjir Jadi Menteri Pertama Hadiri Kenduri Lawang Swarnabhumi

Merdeka.com - Merdeka.com - Masyarakat berduyun duyun datang ke kenduri lawang swarnabhumi di Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Ratusan penduduk datang memenuhi bahu jalan dan rumah penduduk, pada Senin (19/9) kemarin.

Menjadi pusat perhatian penduduk yang tinggal di kampung laut, perayaan begitu meriah dikarenakan sudah dua tahun tidak ada diselenggarakan festival tersebut.

Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto menyampaikan, tidak pernah ada menteri datang ke kabupaten ini. Sehingga menjadi suatu kebanggaan masyarakat bisa hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

"Kami harapan pak menteri datang itu ada jejak yang bisa di tinggalkan untuk masyarakat kami, kami juga meminta supaya bisa menerangkan apa asal usul kami penduduk kabupaten ini dari mana asal nya, karena disini Kabupaten Tanjung Jabung Timur ada situs candi Siti Hawa tidak tau asal usulnya," katanya.

Dia menyampaikan, dulunya penduduk Kuala Jambi mencari bahan pangan seperti ikan, udang, dan lainnya dengan mudah. Namun saat ini, masyarakat mengalami kesulitan.

"Kami lihat pak bahwa Sungai Batanghari yang sudah tercemar itu yang membuat kami kesulitan mencari ikan, udang dan lainya untuk di sungai," jelasnya.

Sementara itu, Muhadjir mengapresiasi upaya bupati dan Gubernur Jambi untuk menghidupkan kembali tradisi yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Salah satunya kenduri lawang swarnabhumi tersebut.

"Saya melihat ini adalah suatu pesta kebudayaan dilihat seperti pentingnya kita untuk mengembalikan kejayaan Sungai Batanghari, saya katakan jangan sampai rusak dan kalau bisa kembali seperti semula," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan, tujuan Kenduri Lawang Swarnabhumi adalah untuk menjadikan Sungai Batanghari bersih dan menjaga nilai budaya.

"Kita juga ingin bahwa nilai budaya yang ada di bantaran Sungai Batanghari banyak itu akan kita akan kembali, kita juga akan berkampanye Sungai Batanghari bersih yaitu membuat perda dan aturan adat," tutupnya.

Reporter: Hidayat [fik]