Menko PMK: 131 Kabupaten/Kota Alami Tren Kenaikan Kasus Covid-19

·Bacaan 2 menit
Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan cuti bersama 2021 dikurangi dari 7 hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja saat Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (22/2/2021). (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan secara nasional, kasus Covid-19 mengalami penurunan. Namun, kata dia, ada 131 daerah yang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19.

"Kondisi saat ini secara agregat tadi disampaikan oleh Pak Menkes, angka nasional penularan terjadi penurunan tetapi ada sekitar 131 kabupaten/Kota yang mengalami tren naik. Disamping, ada beberapa kabupaten kota juga mengalami penurunan," kata Muhadjir dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (1/11/2021).

Untuk itu, pemerintah terus mewaspadai lonjakan kasus Covid-19, khususnya jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Muhadjir menyampaikan bahwa pemerintah akan menyiapkan langkah antisipasi periode Nataru yang berpotensi membuat kasus Covid-19 kembali naik.

Misalnya, memperbaharui aturan-aturan yang diperlukan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona. Muhadjir mengatakan atutan tersebut akan mengatur mobilitas masyarakat hingga tempat wisata.

"Dengan mengupdate aturan-aturan yang diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19 dan penyebarannya dimana. Aturan tersebut adalah mengenai pergerakan orang, lokasi wisata, pertokoan, tempat peribadatan dan lain-lainnya," jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan mempercepat vaksinasi Covid-19 agar segera tercapai herd immunity atau kekebalan komunal. Adapun pemerintah menargetkan lebih dari 60 persen penduduk Indonesia sudah harus menerima vaksinasi dosis kedua pada akhir tahun ini.

"Vaksinasi akan dipercepat dengan target Desember 2021 untuk dosis kedua di atas 60%. Kemudian, protokol kesehatan tetep dijaga untuk mencegah penularan," ujar Muhadjir.

Waspada Gelombang Ketiga

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan para menterinya untuk terus waspada dan berhati-hati terhadap datangnya gelombang tiga Covid-19. Pasalnya, saat ini ada 105 kabupaten/kota yang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

"Presiden terus mengingatkan kepada kami semua agar terus waspada dan berhati-hati akan datangnya Gelombang selanjutnya. Hal tersebut berkaitan dengan adanya peningkatan kasus di 105 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia," tutur Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers usai rapat bersama Presiden Jokowi, Senin 25 Oktober 2021.

Menurut dia, Jokowi mengingatkan para menteri untuk memperhatikan 105 kabupaten/kota tersebut secara lebih mendetail. Jokowi juga meminta agar segera menurunkan tim di lapangan untuk segera melakukan Intervensi diwilayah tersebut.

"Dan itu sudah kita lakukan minggu lalundan sekarang kita lakukan lagi sesuai tadi perintah presiden," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel