Menko PMK: HUT RI momentum tepat perkuat Germas

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk memperkuat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat guna mencegah berbagai masalah kesehatan.

"Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan program prioritas dalam RPJMN yang pelaksanaannya perlu terus diperkuat," katanya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Menko PMK menjelaskan, peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat agar berperilaku hidup sehat untuk mencegah timbulnya penyakit.

"Penguatan Germas juga bertujuan untuk mendukung tema peringatan HUT RI Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat," katanya.

Baca juga: Ahli: HUT RI momentum perkuat gerakan masyarakat hidup sehat

Germas meliputi tujuh langkah, yakni melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan, dan menggunakan jamban.

Muhadjir mengatakan, Germas juga merupakan bagian dari revolusi mental.

"Sebagai pelaksana lapangan adalah Kementerian Kesehatan, namun semua kementerian di bawah koordinasi Kemenko PMK, lembaga, pemerintah daerah dan organisasi-organisasi peminat di bidang kesehatan masyarakat diharapkan secara rutin berperan aktif memperkuat gerakan ini," katanya.

Dia mengatakan, Germas merupakan gerakan bersama dalam kaitan dengan usaha yang sifatnya promotif dan preventif.

Baca juga: Pemerintah mengampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat

"Gerakan ini mempromosikan pentingnya mencegah munculnya penyakit, kemudian juga melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang apa saja yang harus dilakukan dan tidak dilakukan agar tetap sehat," katanya.

Menurut Muhadjir, mencegah penyakit merupakan langkah tepat yang harus dilakukan dibanding mengobati suatu penyakit.

Untuk itu, menurut dia, langkah untuk mengedukasi masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat perlu terus diperkuat.

Baca juga: Kemenkes perluas edukasi Germas melalui kemitraan Pentahelix

"Misalnya, dengan rutin olahraga dan melakukan aktivitas fisik dapat mencegah berbagai penyakit, seperti jantung dan diabetes. Sekarang ini kita mengedepankan pelaksanaan gerakan masyarakat sehat, bukan pengobatan massal. Kalau pengobatan massal itu mengobati orang sakit, kalau gerakan ini bagaimana orang jangan sampai sakit," katanya.