Menko PMK: Kolaborasi jadi kunci untuk wujudkan transformasi kesehatan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting untuk mewujudkan program transformasi kesehatan nasional.

"Kolaborasi diperlukan untuk mendukung program transformasi kesehatan nasional," kata Muhadjir Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Menko PMK menjelaskan, pemerintah saat ini sedang berupaya untuk melakukan transformasi kesehatan yang terdiri atas enam pilar yakni transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

"Enam pilar tersebut menjadi target program transformasi kesehatan nasional oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan," katanya.

Baca juga: Kemenkes lakukan kesepakatan bilateral wujudkan transformasi kesehatan

Menurut Muhadjir Effendy, program transformasi kesehatan nasional sejalan dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang terus digaungkan oleh pemerintah agar layanan kesehatan di Tanah Air terus meningkat sesuai dengan nilai-nilai yang terdapat dalam GNRM.

"Terdapat tiga nilai-nilai dasar dalam revolusi mental, yaitu integritas, etos Kerja, dan gotong royong. Nilai-nilai karakter dasar ini perlu dimiliki oleh semua pemangku kepentingan di bidang kesehatan dalam mendukung terlaksananya program transformasi kesehatan," katanya.

Muhadjir juga menjelaskan bahwa terdapat lima program aksi sebagai turunan dari nilai-nilai dasar revolusi mental, yang kemudian bisa diterapkan dalam upaya transformasi kesehatan.

"Lima program aksi itu, yakni Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri. dan Gerakan Indonesia Bersatu," katanya.

Baca juga: AIPI dorong pemerintah transformasi layanan kesehatan primer

Gerakan Indonesia Bersih, kata dia, dapat diwujudkan dengan berperilaku bersih secara lahir dan batin, serta bisa membawa Indonesia menjadi negara yang maju.

Gerakan Indonesia Melayani, kata dia, dapat diwujudkan dengan memastikan bahwa para pelaku bidang kesehatan seperti tenaga kesehatan dan industri kesehatan telah memberikan pelayanan yang optimal untuk kepentingan umum dan kepentingan rakyat banyak.

Gerakan Indonesia tertib, menurut dia, dapat diwujudkan dengan bersikap teratur dalam melaksanakan berbagai upaya untuk transformasi kesehatan.

Gerakan Indonesia Mandiri, kata dia, dapat diwujudkan melalui sikap mandiri dalam memproduksi obat-obatan dan alat kesehatan dalam rangka menjadi negara maju berdikari.

Baca juga: Kemenkes instruksikan dinas segera terapkan transformasi kesehatan

"Gerakan Indonesia Bersatu adalah prasyarat dari GNRM untuk memperkuat persatuan dan mencapai cita-cita menjadi negara maju," katanya.