Menko PMK lakukan kunjungan kerja ke Maluku Utara

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Muhajir Effendi melakukan serangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Maluku Utara (Malut) salah satunya melantik Pengurus Keluarga besar Pelajar Islam Indonesia (PII).

Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba (AGK) kepada ANTARA, Sabtu, menjelaskan Menteri dan rombongan direncanakan akan melakukan sejumlah rangkaian kegiatan kerja di Maluku Utara seperti ke Kelurahan Taduma, kampus Universitas Muhammadiyah Maluku Utara dan pelantikan pengurus keluarga besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Malut.

"Menteri pada pukul 11.30 WIT akan menuju ke Kelurahan Taduma untuk kunjungan rumah keluarga risiko stunting (kekerdilan) dan dialog dengan masyarakat dan pada sore pukul 15.00 WIT akan memberikan kuliah umum di kampus Universitas Muhammadiyah Maluku Utara," kata Gubernur.

Selanjutnya pada pada hari Ahad pagi, Menteri PMK akan bersepeda santai di lokasi bebas kenderaan (car free day) dan menghadiri pelantikan pengurus keluarga besar Pelajar Islam Indonesia (PII).

Baca juga: Muhadjir: Ketahanan sosial dan budaya perlu terus ditingkatkan

Baca juga: Menko PMK: Konferensi SEASIA perkuat ketahanan rakyat Asia Tenggara

"Menteri akan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada hari Ahad juga dengan pesawat Lion Air", kata AGK.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Efendi melakukan kunjungan kerja di provinsi Maluku Utara beberapa waktu lalu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Efendy mengunjungi Malut saat pemerintah berupaya menekan peredaran virus COVID-19 di wilayah Malut.

Dalam kesempatan itu, Menteri juga memberi saran ke Gubernur Malut agar TNI/Polri harus diintensifkan untuk melakukan penertiban ke masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan, apalagi penanganan COVID-19 di Malut pasti berbeda dengan daerah lainnya.*

Baca juga: Muhadjir: Kemenko PMK kawal dua prioritas nasional

Baca juga: Pendidikan, jaminan sosial, dan penerus bangsa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel