Menko PMK: Manfaatkan arena pasca-PON untuk rekrutmen atlet muda Papua

·Bacaan 1 menit

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta arena olahraga bisa dimanfaatkan untuk rekrutmen atlet muda selepas penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

"Yang sudah saya kunjungi dua (arena), biliar dan basket. Kalau venuenya sudah standar internasional," kata Muhadjir di Mimika, Senin.

Muhadjir menyampaikan hal itu saat meninjau Mimika Sport Complex yang menjadi arena sejumlah cabang olahraga, seperti atletik dan basket.

Baca juga: Menko PMK minta arena tidak dibiarkan terbengkalai selepas PON

Menurut dia, keberadaan arena olahraga tersebut harus dapat dimanfaatkan secara optimal setelah PON usai.

"Yang penting bagaimana supaya fasilitas ini dimanfaatkan betul setelah pasca-PON," ujarnya.

Terutama, kata Muhadjir, untuk melakukan penjaringan atau perekrutan atlet-atlet muda berbakat di Papua.

"Biar anak-anak muda Papua yang memang secara alamiah memiliki semacam bakat dan potensi bidang olahraga itu betul-betul tersalurkan dengan baik," tegasnya.

Baca juga: Menko PMK: Penonton PON Papua harus sudah divaksin dosis kedua

Pada kesempatan itu, Muhadjir bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Menpora Zainudin Amali, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng juga menyempatkan menonton pertandingan basket.

PON Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang dibagi pelaksanaannya di empat daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

Meski baru dibuka pada 2 Oktober kemarin, ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai jalannya kompetisi dan perebutan medali sejak pertengahan September lalu.

Baca juga: Menteri BUMN maksimalkan peran BUMN bantu kembangkan olahraga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel