Menkominfo harap DEWG susun Deklarasi Menteri berwawasan global

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak delegasi Digital Economy Working Group merumuskan Deklarasi Menteri untuk mengatasi tantangan digital di masa depan.

"Penyusunan deklarasi selama persidangan Kelompok Kerja Ekonomi Digital tidak hanya berdasarkan aspirasi Pemerintah Republik Indonesia saja, tapi untuk masa depan digital," kata Johnny saat membuka pertemuan DEWG di Bali, dalam siaran pers diterima di Jakarta, Selasa.

Menteri Johnny mengidentifikasi ada kesenjangan digital yang mengkhawatirkan, kurangnya pemahaman kecakapan literasi dan keahlian digital dan peningkatan kasus kebocoran data.

Baca juga: Menkominfo buka pertemuan keempat DEWG G20 di Bali

Selain itu, nilai ekonomi digitalisasi dan keselarasan aliran data lintas batas negara untuk menghasilkan ide dan inovasi baru juga menjadi isu mendasar. Pembahasan isu ini akan terus berlanjut pada presidensi mendatang.

Forum DEWG ini adalah yang pertama setelah peningkatan dari Digital Economy Task Force. Menteri Johnny menyatakan ada banyak peluang dalam sektor digital yang bisa menjadi perhatian bersama.

"Pada saat yang sama, kami melihat dan mengetahui peluang yang ada di depan, nilai ekonomi digitalisasi, keselarasan aliran data dalam menghasilkan ide-ide baru, dan inovasi teknologi. Fakta sekarang DEWG merupakan kelompok pertama setelah pengangkatan status dari gugus tugas ekonomi digital," kata Johnny.

Menkominfo mengajak seluruh delegasi untuk bekerja bersama mendukung sampai akhir Presidensi G20 Indonesia dalam merumuskan pemahaman dan kebijakan di bidang transformasi digital.

"Selama dua hari ke depan, kita bersama-sama akan menyusun deklarasi, yang akan memfasilitasi kemajuan agenda digital. Untuk itu, ayo dukung akhir dari pertemuan presidensi ini dan tentu saja percayalah kerja sama kita ke depan akan lebih baik lagi," kata Johnny.

Pertemuan keempat DEWG berlangsung di Bali, dihadiri secara langsung oleh delegasi negara anggota G20, kecuali Argentina, yang ikut secara virtual. Selain negara G20, turut hadir juga delegasi dari negara undangan, antara lain Spanyol, Belanda, Singapura, Rwanda, Kamboja, dan Persatuan Arab Emirat (UAE).

Perwakilan organisasi internasional yang hadir di Bali adalah Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commissions for Asia and the Pacific (UN- ESCAP), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), and Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), dan Islamic Development Bank (ISDB).

Baca juga: Menkominfo optimistis Dokumen Bali optimalkan agenda digital G20

Baca juga: Telkomsel bawa robot "Uu" berteknologi 5G di DEWG keempat

Baca juga: Menkominfo bangga forum DEWG bisa lanjut sidang hingga tahap akhir