Menkominfo: Jangan Lengah Walau Sudah Divaksinasi, Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengingatkan masyarakat agar selalu disiplin dalam melakukan protokol kesehatan demi mencegah terjadinya peningkatan kasus COVID-19 seperti di negara lain.

"Saat ini terdapat beberapa negara yang sedang menghadapi gelombang kedua, second wave, dan bahkan gelombang ketiga, third wave, penularan COVID-19," kata Johnny di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Jumat (30/4/2021).

"Meskipun vaksinasi telah dilakukan, kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap disiplin melakukan protokol kesehatan untuk keselamatan seluruh masyarakat Indonesia," kata Menkominfo saat menyambut vaksin Sinovac dan Sinopharm.

Terkait upaya mencegah lonjakan kasus, Johnny mengingatkan bahwa pemerintah melalui Surat Edaran Satgas COVID-19 nomor 13 tahun 2021, telah meniadakan mudik Lebaran tahun ini dimulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

"Di samping itu, sesuai dengan addendum surat edaran tersebut, upaya pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) juga diterapkan sejak dua pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik," ujarnya.

Pengetatan sebelum dan sesudah mudik yang dimaksud berlaku yakni pada tanggal 22 April sampai dengan 5 Mei 2021, serta 18 sampai dengan 24 Mei 2021.

Antisipasi Penularan Antar Daerah

Menkominfo Johnny G Plate saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Rapat kerja tersebut membahas mengenai tata kelola 5G dan berakhirnya keanggotaan Dewas LPP RRI Periode 2016-2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Menkominfo Johnny G Plate saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Rapat kerja tersebut membahas mengenai tata kelola 5G dan berakhirnya keanggotaan Dewas LPP RRI Periode 2016-2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Johnny G. Plate berharap agar upaya-upaya terkait peniadaan mudik dan pengetatan perjalanan tersebut, tidak hanya dapat memutus rantai penularan COVID-19, namun juga mengantisipasi potensi peningkatan penularan antar daerah.

"Sekali lagi kita tidak boleh lengah, demi melindungi diri, melindungi keluarga, dan melindungi seluruh masyarakat," ujarnya.

Johnny pun mengajak agar seluruh masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan 3M: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, di samping mengatakan bahwa pemerintah akan terus melakukan testing, tracing, dan treatment.

Sebanyak 6 juta dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac sendiri hari ini didatangkan dalam bentuk bahan baku, bersama 482.400 dosis vaksin Sinopharm dalam bentuk jadi.

Johnnya mengatakan bahwa kedatangan vaksin COVID-19 hari ini merupakan tahap kesepuluh dari kedatangan vaksin virus corona di Indonesia.

"Kita sudah menerima sejumlah 65.500.000 dosis vaksin dalam bentuk bahan baku atau bulk dari Sinovac, dan 8.448.000 dosis vaksin dalam bentuk jadi atau finish product dari Sinovac, Sinopharm, dan COVAX-GAVI Facility AstraZeneca," kata Menkominfo.

Infografis 3M Turunkan Risiko Covid-19 Berapa Persen?

Infografis 3M Turunkan Risiko Covid-19 Berapa Persen? (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3M Turunkan Risiko Covid-19 Berapa Persen? (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini