Menkominfo: Labuan Bajo dipersiapkan untuk pre-event pertemuan G20

·Bacaan 1 menit

Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate mengatakan Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagai destinasi wisata super prioritas tengah dipersiapkan menjadi lokasi pre-event pertemuan G20.

"Kegiatan rapat-rapat utama G20 ada di Bali tetapi pre-event G20 dilakukan di Labuan Bajo," katanya kepada wartawan saat diwawancarai di lokasi wisata Goa Batu Cermin Labuan Bajo, Jumat.

Ia mengatakan pertemuan G20 di Indonesia dimajukan ke 2020 dari semula direncanakan pada 2013 sehingga waktunya sangat mendesak untuk mempersiapkan Labuan Bajo menjadi lokasi kegiatan.

Oleh karena itu rapat utama pertemuan G20 akan berlangsung di Bali, tetapi pre-event dilakukan di Labuan Bajo, katanya.

Jhonny Plate mengatakan pemerintah akan menyiapkan semua infrastruktur termasuk teknologi informasi dan komunikasi yang memadai baik jaringan 4G sebagai tulang punggung maupun 5G untuk mendukung kecepatan khusus internet di beberapa titik wisata Labuan Bajo.

Lebih lanjut ia mengatakan selanjutnya di 2023 akan ada kegiatan Asian Summit yang sejauh ini masih dijadwalkan akan dilaksanakan di Labuan Bajo.

Presiden Joko Widodo telah memberikan arahannya untuk melanjutkan pembangunan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas yang melayani event-event dunia.

Menkominfo Jhonny G Plate berada di Labuan Bajo dalam rangka mengikuti puncak acara Kilau Digital Permata Flobamora sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dipusatkan di kawasan Puncak Waringin.

Turut hadir secara langsung dalam acara itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, sementara hadir pula secara virtual Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Gubernur Bank Indonesia, serta sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel