Menkominfo Minta Tetap Waspada Meski Angka Kasus Aktif Covid-19 Turun

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, tren kasus konfirmasi pada 15 Agustus 2021 sudah turun 76 persen dari titik puncaknya. Bahkan, kasus aktif tercatat turun 53 persen.

"Seiring dengan penerapan PPKM Level 4, 3, 2 di Jawa-Bali, kita melihat adanya tren penurunan pada positivity rate, perawatan pasien, kasus konfirmasi, dan angka kematian pada hampir seluruh provinsi di Jawa-Bali," kata Johnny, Selasa (17/8/2021).

Dia menuturkan, pemerintah mengambil beberapa langkah intervensi, di antaranya memobilisasi pasien-pasien isoman ke pusat-pusat isolasi yang disediakan oleh pemerintah kota/kabupaten serta memastikan ketersediaan obat serta konsentrator oksigen.

"Pemerintah terus mengambil berbagai kebijakan dan langkah intervensi untuk mengendalikan pandemi. Dengan langkah ini, kami berharap akan ada perbaikan secara signifikan pada minggu depan, terutama untuk wilayah Bali dan Malang Raya," jelas Johnny.

Politikus NasDem ini mengatakan, saat ini sebagian besar mobilitas masyarakat di Jawa dan Bali sudah kembali kepada kondisi seperti sebelum kenaikan varian delta terjadi. Untuk itu, dia mengingatkanagar semua pihak tetap waspada dan ekstra hati-hati agar tidak terjadi peningkatan kasus pada 2-3 pekan kedepan.

PPKM

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan dan arahan Presiden Joko Widodo, Johnny menjelaskan PPKM Level 4, 3 dan 2 di Jawa-Bali diperpanjang sampai tanggal 23 Agustus 2021. Dalam perpanjanganpenerapan kebijakan ini terdapat tambahan beberapa kabupaten/kota ke dalam Level 3.

"Dalam penerapan perpanjangan PPKM sepekan ke depan terdapat tambahan kabupaten /kota yang masuk ke Level 3 sebanyak 8 kabupaten/kota, sehingga total kabupaten kota yang masuk dalam level 3 dan 2 mencapai 61 kabupaten/kota," jelas Johnny.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel