Menkominfo Siapkan Rute Jaringan Baru Antisipasi Gangguan Jaringan di PON XX Papua 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama mitra penyelenggara layanan telekomunikasi berkomitmen menyediakan layanan berkualitas dan memadai selama selama penyelanggaran PON XX Papua 2021.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menuturkan pihaknya sudah menyiapkan rencana cadangan sebagai antisipasi apabila ada gangguan jaringan telekomunikasi di wilayah Papua dan Papua Barat.

"Salah satu persiapannya dengan membangun rute baru fiber optik kabel laut yang berada di kedalaman 4.000 meter di sebelah utara Kota Jayapura, Papua. Jaringan tersebut menyediakan layanan telekomunikasi 4G berkualitas saat penggelaran PON XX 2021 berlangsung," tuturnya dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Papua.

Selain itu, dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (25/9/2021), Menkominfo juga mengatakan Kemenkominfo berkerja sama dengan Telkom merancang back up jaringan telekomunikasi untuk PON dan kegiatan masyarakat, termasuk pemberitaan di saat bersamaan.

Menurutnya, antisipasi gangguan tersebut dilakukan dengan menyiapkan jalur cadangan yang mencakup Jayapura-Madang-Port Moresby-Guam-Manado sebagai alternatif pertama, dan wilayah Jayapura-Madang-Port Moresby-Sydney-Batam sebagai alternatif kedua.

Lebih lanjut Johnny menuturkan, kesiapan dukungan layanan telekomunikasi ini akan dibuktikan dalam gelaran PON dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI tahun 2021 di Provinsi Papua.

"Karenanya, kesiapan kita just at the beginning. Kesiapan yang hebat, setengah pekerjaan selesai, kita butuh membangun 50 persennya lagi. Untuk itu saya bersama tim Kominfo perlu hadir di sini guna melakukan cek dan ricek dalam memastikan kesiapan PON secara menyeluruh A to Z," tuturnya menutup pernyataan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Menkominfo Terbang ke Papua Pastikan Infrastruktur Telekomunikasi PON XX Papua 2021 Aman

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate berkunjung ke Papua untuk meninjau kesiapan Infrastruktur Telekomunikasi PON XX Papua 2021. (Ist.)
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate berkunjung ke Papua untuk meninjau kesiapan Infrastruktur Telekomunikasi PON XX Papua 2021. (Ist.)

Untuk diketahui, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate memang baru saja melakukan kunjungan kerja ke Jayapura. Dalam kunjungan tersebut, Menkominfo melakukan koordinasi langsung mengenai penyelenggaraan PON XX Papua 2021.

Adapun dalam koordinasi ini Menkominfo melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua Lukas Enembe, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Direktur Utama BAKTI Kemenkominfo Anang Latif, dan Direktur Utama PT Telkom Ririek Adriansyah.

Pada pertemuan yang digelar di Sasana Krida itu, Johnny menjabarkan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan semua hal agar mendukung suksesnya perhelatan olahraga terbesar di Tanah Air ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sendiri, menurut Johnny, bekerja sama dengan berbagai pihak lain untuk mempersiapkan setidaknya dua hal, yaitu dukungan infrastruktur telekomunikasi dan dukungan komunikasi publik.

"Untuk itu kami menggelar rapat koordinasi yang memantau kesiapan infrastruktur TIK yang sejauh ini menunjukkan bahwa semua sudah siap. Laporan kesiapan ini akan kita buktikan pada penyelenggaraan nanti," tutur Johnny dalam siaran pers yang diterima, Kamis (23/9/2021).

Dorong Transformasi Digital di Papua dan Papua Barat

Lebih lanjut ia juga berharap PON Papua ini dapat menunjukkan kesiapan untuk mendorong transformasi digital di Papua dan Papua Barat. Jadi, tidak hanya untuk momen PON saja.

"Oleh sebab itu kerja sama kita dalam menghadirkan infrastruktur antara Kominfo dengan pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota sangat penting karena banyak bagian dari pembangunan itu membutuhkan koordinasi tata ruang wilayah," ujar Menkominfo melanjutkan.

Ia menuturkan, dengan perencanaan yang koordinatif akan menghasilkan cakupan yang maksimal. Karenanya, Menkominfo juga menyorot soal kepastian status pertanahan juga penting untuk menjamin kelangsungan akses.

"Demikian juga rasa memilki dan perawatan infrastruktur oleh masyarkat sendiri juga merupakan aspek yang tidak boleh ditinggalkan. Akhir kata, wartakan bahwa Torang Bisa ke seluruh penjuru dunia melalui jaringan telekomunikasi yang dibangun dengan sangat memadai untuk PON XX ini,” ujar Menkominfo mengakhiri.

(Dam/Tin)

Infografis

Google menjadi raksasa internet yang hampir menguasai semua lini produk dan layanan internet, dominasinya kini mulai goyah.
Google menjadi raksasa internet yang hampir menguasai semua lini produk dan layanan internet, dominasinya kini mulai goyah.
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel