Menkominfo soal Pemerataan Internet: Lewat Regulasi dan Intervensi Pembiayaan

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan pemerintah mengambil langkah-langkah sebagai regulator sekaligus intervensi pembiayaan untuk memastikan konektivitas internet tersedia dengan baik. Hal ini disebutnya demi membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi secara merata di seluruh Indonesia.

"Benefit for all, agar fungsi infrastruktur digital sebagai enabler dapat dilakukan dengan baik," ungkap Johnny saat Indonesia Digital Outlook 2022: Encouraging the Acceleration of Sustainable Digital Transformation, Jumat (10/6).

Ia melanjutan pemerintah saat ini telah membangun jaringan fiber optic pita lebar sepanjang 363.000 Km di darat dan di dasar laut. Meski begitu, diakuinya pemerintah masih harus menyambungkan seluruh titik-titik yang belum terhubung.

"Tahun ini Pemerintah akan menghubungkannya kembali, sekitar 12.000 KM yang harus digelar di darat dan di laut," jelas dia.

Pemerintah juga membuka ruang untuk mengembangkan network fiber optic hingga tingkat global. Bahkan, saat ini tengah disiapkan pembangunan jaringan yang menghubungkan Indonesia dengan Pantai Barat Amerika Serikat.

"Dengan jarak yang tidak seberapa itu (12.000 Km), dibandingkan dengan yang kita gelar di dalam negeri sudah lebih dari 360.000 Km," tutur Menteri Johnny.

Untuk wilayah-wilayah yang belum bisa atau yang tidak dimungkinkan untuk dibangun jaringan pita lebar fiber optic, Pemerintah membangun microwave link dan fiber link.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif Angga mengatakan saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat. Hasil survei APJII 2021 mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 77 persen penduduk di negeri sudah terkoneksi internet.

"Data terbaru APJII pengguna internet sudah mencapai 220 juta," ungkap Arif.

Meski begitu, Angga mengakui masih ada 20 persen dari penduduk di negeri ini yang belum terjangkau internet. Hal ini merupakan salah satu fokus di APJII, membantu pemerataan akses internet di Indonesia.

"Maka itu, saya dan APJII mengajak seluruh pemangku kepentingan seperti KADIN untuk berkolaborasi untuk mewujudkan transformasi digital," katanya. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel