Menkominfo Terbang ke Papua Pastikan Infrastruktur Telekomunikasi PON XX Papua 2021 Aman

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate baru saja melakukan kunjungan kerja ke Jayapura. Dalam kunjungan tersebut, Menkominfo melakukan koordinasi langsung mengenai penyelenggaraan PON XX Papua 2021.

Adapun dalam koordinasi ini Menkominfo melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua Lukas Enembe, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Direktur Utama BAKTI Kemenkominfo Anang Latif, dan Direktur Utama PT Telkom Ririek Adriansyah.

Pada pertemuan yang digelar di Sasana Krida itu, Johnny menjabarkan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan semua hal agar mendukung suksesnya perhelatan olahraga terbesar di Tanah Air ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sendiri, menurut Johnny, bekerja sama dengan berbagai pihak lain untuk mempersiapkan setidaknya dua hal, yaitu dukungan infrastruktur telekomunikasi dan dukungan komunikasi publik.

"Untuk itu kami menggelar rapat koordinasi yang memantau kesiapan infrastruktur TIK yang sejauh ini menunjukkan bahwa semua sudah siap. Laporan kesiapan ini akan kita buktikan pada penyelenggaraan nanti," tutur Johnny dalam siaran pers yang diterima, Kamis (23/9/2021).

Lebih lanjut ia juga berharap PON Papua ini dapat menunjukkan kesiapan untuk mendorong transformasi digital di Papua dan Papua Barat. Jadi, tidak hanya untuk momen PON saja.

"Oleh sebab itu kerja sama kita dalam menghadirkan infrastruktur antara Kominfo dengan pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota sangat penting karena banyak bagian dari pembangunan itu membutuhkan koordinasi tata ruang wilayah," ujar Menkominfo melanjutkan.

Ia menuturkan, dengan perencanaan yang koordinatif akan menghasilkan cakupan yang maksimal. Karenanya, Menkominfo juga menyorot soal kepastian status pertanahan juga penting untuk menjamin kelangsungan akses.

"Demikian juga rasa memilki dan perawatan infrastruktur oleh masyarkat sendiri juga merupakan aspek yang tidak boleh ditinggalkan. Akhir kata, wartakan bahwa Torang Bisa ke seluruh penjuru dunia melalui jaringan telekomunikasi yang dibangun dengan sangat memadai untuk PON XX ini,” ujar Menkominfo mengakhiri.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pembangunan BAKTI di Papua

Ilustrasi Tower BTS (iStockPhoto)
Ilustrasi Tower BTS (iStockPhoto)

Dalam kesempatan tersebut, Direktur BAKTI Anang Latif mengatakan pihaknya telah membangun infrastruktur BTS 4G dan layanan akses internet gratis di provinsi Papua maupun Papua Barat.

Untuk provinsi Papua, ada 213 lokasi BTS yang telah dibangun antara tahun 2015 hingga 2020. Rencananya, BAKTI juga akan membangun secara masif 4.830 BTS 4G lagi sampai 2022.

Sementara untuk di Papua Barat, ada 244 lokasi BTS 4G yang dibangun mulai dari 2015 hingga 2020. Setelahnya, BAKTI akan membangun sekitar 824 BTS 4G hingga 2022.

Saat ini, BAKTI juga telah menggelar layanan akses internet gratis di 373 titik layanan publik pada 12 kota/kabupaten di Provinsi Papua Barat. Jumlahnya juga akan ditambah sebanyak 211 titik lagi sampai akhir 2021.

Adapun untuk Provinsi Papua, BAKTI telah menggelar layanan akses internet gratis di 863 titik layanan publik di 30 kota/kabupaten. Jumlah tersebut akan ditambah besar-besaran sebanyak 1.882 titik sampai akhir 2021.

Pembangunan Ekosistem Digital

Tidak hanya melakukan pembangunan infrastruktur, BAKTI juga ikut meningkatkan kapasitas ekosistem digital untuk memaksimalkan apsek positif dari kehadiran internet di Papua dan Papua Barat.

Beberapa yang dilakukan adalah menjalankan sejumlah program, mulai dari pengembangan UMKM digital, pelatihan bahasa, pelatihan guru dan siswa untuk pembelajaran secara daring, dan beberapa program lain.

(Dam/Isk)

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel