MenKopUKM minta Pemprov Papua tetap satu komoditas unggulan

Menteri Koperasi dan UMKM (MenKopUKM) Teten Masduki meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua segera menetapkan satu komoditas unggulan setempat, seperti kopi, sagu, kulit kayu dan lainnya yang bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat di Bumi Cenderawasih.

“Saya sarankan memang setiap daerah punya keunggulan mereka sendiri. Papua banyak komoditas yang bisa menjadi keunggulan, selain hasil dari laut dan hutan,” kata Teten di Papua, Jumat.

Menurut Teten, dengan menetapkan komoditas unggulan maka pengembangannya bisa dilakukan lebih fokus mulai dari perluasan lahan, pelaksanaan riset untuk pengembangan produk dan lainnya.

“Perlu ditetapkan apa yang menjadi keunggulan daerah Papua, supaya bisa fokus dikelola dengan dukungan anggaran daerah,” ujarnya.


Baca juga: Teten minta "internet marketer" dorong UMKM masuk ekosistem digital

Dia menjelaskan Papua bisa mencontohi negara Selandia Baru yang fokus mengembangkan tiga komoditas yakni daging, susu dan buah kiwi tetapi rakyatnya makmur dan sejahtera.

“Papua kan punya komoditas kopi yang memiliki kualitas dunia karena di tanam di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut, namun memang untuk kapasitas produksinya terbatas jadi perlu ditingkatkan lagi,” katanya lagi.

Sekadar diketahui, sebelumnya Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meresmikan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM Papua dimana terdapat komoditas-komoditas unggulan Papua yang terletak di Dok V Atas, Kelurahan Mandala, Kota Jayapura pada Rabu (31/8).

Baca juga: Teten Masduki sebut UMKM masih butuhkan aplikasi digital baru