Menkumham minta jajaran fokus layani publik usai libur Idul Fitri

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna H. Laoly meminta seluruh jajaran di kementerian tersebut langsung fokus bekerja dan melayani kepentingan publik usai menikmati libur Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Setelah saling bermaafan, saatnya kita kembali fokus bekerja khususnya pencapaian target kinerja pada semester kedua Tahun 2022," kata Menkumham Yasonna H. Laoly melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Dalam arahannya, Menkumham menginstruksikan para jajaran agar kembali melihat atau meninjau target-target kinerja yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Laksanakan janji kinerja yang telah ditetapkan secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas," kata Yasonna.

Kemudian, Yasonna juga meminta jajaran Kemenkumham untuk memperbarui semangat bekerja dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas serta melayani masyarakat.

Menurut dia, tantangan yang akan dihadapi semakin berat sehingga pola kerja juga harus makin ditingkatkan.

"Kerja keras, kerja cepat, dan kerja produktif itu pola kerja yang harus kita jalankan," ujar Yasonna.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir ditambah adanya penyakit baru, misalnya, hepatitis akut.

Menkumham mengimbau setiap orang khususnya pegawai di lingkungan Kemenkumham untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan serta mampu beradaptasi dan bertransformasi di era disrupsi saat ini.

Terakhir, tambah dia, momentum Idul Fitri harus dimaknai sebaik mungkin termasuk evaluasi diri, salah satunya dengan menghindari atau tidak melakukan kesalahan dan pelanggaran yang pernah terjadi.

"Mari kita melangkah dengan semangat perubahan ke arah yang lebih baik," kata dia.

Baca juga: Menkumham dorong kajian regulasi agar Indonesia keluar dari status PWL
Baca juga: Menkumham berencana satukan UU Praktik Kedokteran-Pendidikan Dokter

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel