Menlu China Wang Yi Ingatkan Jepang dan AS Agar Tak Cari Gara-Gara

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Beijing - Menteri luar negeri China Wang Yi memperingatkan Jepang agar tidak bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk melawan Tiongkok.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (6/4/2021) hal ini ia sampaikan menjelang KTT AS-Jepang minggu depan.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan kepada mitranya dari Jepang melalui panggilan telepon pada Senin (5 April) malam bahwa kedua negara harus memastikan bahwa hubungan bilateral "tidak terlibat dalam apa yang disebut konfrontasi antara negara-negara besar".

"China berharap bahwa Jepang, sebagai negara merdeka, akan melihat perkembangan China secara obyektif dan rasional, alih-alih disesatkan oleh beberapa negara yang memiliki pandangan bias terhadap China," ujar Wang Yi dalam sebuah pernyataan.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga akan melakukan perjalanan ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Joe Biden pada 16 April 2021.

Ini akan menjadi pertemuan langsung pertama pemimpin AS itu sejak menjabat pada Januari 2021.

Pandangan Joe Biden Terhadap Sekutu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato tentang kesetaraan rasial di Ruang Makan Negara Gedung Putih pada 26 Januari 2021, di Washington. (Foto: AP / Evan Vucci)
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato tentang kesetaraan rasial di Ruang Makan Negara Gedung Putih pada 26 Januari 2021, di Washington. (Foto: AP / Evan Vucci)

Joe Biden, berbeda dengan pendahulunya Donald Trump, menekankan akan membangun kembali hubungan dengan sekutu Eropa dan Asia -- saat AS bersiap untuk bersaing dengan China yang sedang bangkit perekonomiannya.

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengangkat isu hak asasi manusia di wilayah Xinjiang China dan Hong Kong, keduanya merupakan masalah penting bagi Joe Biden.

Wang menentang campur tangan Jepang dalam urusan internal China di Xinjiang dan Hong Kong, kata pemerintah China dalam sebuah pernyataan.

Saksikan Video Berikut Ini: