Menlu Malaysia: Turut Berdukacita Atas Tragedi Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Sriwijaya Air SJ182 hilang kontak dan dikabarkan jatuh pada Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten dan empat menit kemudian putus kontak.

Diduga pesawat Sriwijaya Air SJ182 tersebut jatuh di wilayah perairan Kepulauan Seribu sekitar pukul 14.40 WIB saat dilaporkan hilang kontak.

Pencarian pesawat jatuh itu pun dilakukan. Melibatkan berbagai pihak, seperti TNI AL, TNI AU, serta Basarnas.

Kabar duka dari dunia penerbangan Indonesia menuai perhatian dari negeri tetangga, Malaysia. Menteri Luar Negeri Negeri Jiran turut menyampaikan belasungkawa terhadap insiden yang menimpa Sriwijaya Air SJ182.

"Malaysia turut berdukacita dan mengucapkan takziah kepada Pemerintah, khususnya @Menlu_RI, serta rakyat Indonesia Flag of Indonesia atas tragedi yang menimpa pesawat #SriwijayaAir semalam. Semoga ahli keluarga dan sahabat handai penumpang serta kru pesawat tabah mendepani ujian berat ini," tulis Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein melalui akun Twitter @HishammuddinH2O, Minggu (10/1/2021).

Pesawat Tipe Boeing 737

Data penerbangan pesawat hilang kontak Sriwijaya Air SJ182 versi FlightRadar24. (Twitter @flightradar24)
Data penerbangan pesawat hilang kontak Sriwijaya Air SJ182 versi FlightRadar24. (Twitter @flightradar24)

/p>

Mengutip situs web yang mengulas peringkat produk dan keselamatan maskapai terbaik di dunia, airlineratings, Sriwijaya Air SJ182 yang terdaftar sebagai PK-CLC, dengan lebih dari 50 orang di dalamnya, adalah jenis pesawat Boeing 737-500 Classic.

Usia pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak itu disebutkan 26 tahun, menurut Flight Radar 24 di akun Twitter.

"# SJ182 dioperasikan oleh Boeing 737-500 "klasik" dengan nomor registrasi PK-CLC (MSN 27323). Penerbangan pertama pesawat ini dilakukan pada Mei 1994 (berusia 26 tahun)," tulis akun @flightradar24.

Jadi Sorotan Media Asing

Rencananya, 188 turis Malaysia akan didaratkan di Bandara International Hanandjoedin, Belitung dengan maskapai Sriwijaya Air.
Rencananya, 188 turis Malaysia akan didaratkan di Bandara International Hanandjoedin, Belitung dengan maskapai Sriwijaya Air.

Hilangnya kontak Sriwijaya Air SJ182 saat ini tengah dalam investigasi dan dikoordinasikan dengan Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Informasi mengenai hilangnya kontak pesawat Sriwijaya Air ini secara cepat diberitakan oleh sejumlah media asing. Dalam situs berita Inggris, Independent.co.uk, disebutkan bahwa pesawat tipe Boeing 737-500 itu hilang saat terbang tidak jauh di utara bandara di Jakarta -- tepatnya di Laut Jawa sebelum hilang kontak.

"Saat ini, kami sedang menyelidiki dan mengkoordinasikan masalah tersebut dengan BASARNAS dan KNKT. Kami akan merilis lebih banyak informasi segera setelah ada perkembangan," kata Adita Irawati, juru bicara Kementerian Perhubungan Indonesia demikian diberitakan Independent dengan judul Sriwijaya Air Flight SJ182: BOEING 737 Loses Contact In Indonesia.

Independent juga menjelaskan Sriwijaya Air yang merupakan maskapai lokasl dengan armada khusus 737.

Sementara itu, situs berita asal Jerman, Deutsche Welle (DW) menyebutkan jumlah penumpang yang berada di dalam pesawat Sriwijaya Air.

"Penerbangan itu membawa 59 penumpang, termasuk lima anak dan seorang bayi," tulis DW dengan judul artikel "Indonesia: Sriwijaya Air plane loses contact shortly after takeoff"

"Pesawat kehilangan ketinggian lebih dari 10.000 kaki," lapor situs tersebut.

Saksikan Juga Video Ini: