Menlu Tanggapan Terkait COVID-19 Varian Delta Plus yang Muncul di Malaysia

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Menteri Luar Negeri Dato Saifuddin Abdullah menyatakan bahwa Malaysia terus berupaya mengatasi COVID-19 varian Delta Plus. Varian ini belum lama dikonfirmasi tercatat di Malaysia.

TERKAIT: Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mulai Mendata Anak Usia 6-11 Tahun yang Akan Terima Vaksin Covid-19

TERKAIT: Waspada pada 4 Varian COVID-19 yang Mengintai Selain AY.4.2

TERKAIT: Bolehkah Pasien Autoimun Kulit Dapat Vaksin Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Saifuddin Abdullah menjelaskan bahwa ia baru saja berinteraksi dengan Menkes Malaysia dan mereka sedang meneliti dampak dari kemunculan COVID-19 varian Delta Plus ini. Menkes Malaysia juga menegaskan bahwa vaksinasi harus terus berjalan dan varian ini tidak akan mengganggu proses vaksinasi.

Saifuddin Abdullah menegaskan kembali komitmen negara-negara ASEAN untuk menangani bersama COVID-19, sejak awal pandemi, agar varian baru tidak menyebar. Ia menjelaskan bahwa Menkes di seluruh ASEAN selalu berkomunikasi.

Ini tanggapan Menlu terkait COVID-19 varian Delta Plus yang muncul di Malaysia

Ini tanggapan Menlu terkait COVID-19 varian Delta Plus yang muncul di Malaysia.
Ini tanggapan Menlu terkait COVID-19 varian Delta Plus yang muncul di Malaysia.

"Menkes se-ASEAN selalu berbincang, mereka selalu bertukar upaya dan itu akan tetap dilanjutkan. Saya pikir negara ASEAN sangat optimis bahwa proses vaksinasi berjalan dengan baik dan kebanyakan negara sudah bersedia membuka pintu kepada pelancong-pelancong asing, selain untuk urusan resmi," jelas Dato Saifuddin Abdullah.

Perdana Menteri Malaysia dan PM Singapura telah sepakat membuka kesempatan untuk air travel terlebih dahulu, mulai tanggal 29 November 2021 mendatang.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel