Menolak Pasif karena Pandemi, Skalie Hadir dengan Separuh Bintang

Syahdan Nurdin, normansaputra
·Bacaan 1 menit

VIVA – Bisa dibilang band ska generasi pertama Ibu kota yang saat ini masih bertahan, dapat dihitung dengan jari. Satu di antaranya adalah Skalie.

Tapi kalau sekadar bertahan namun tidak produktif dalam berkarya, rasa-rasanya ada yang kurang. Hal itu lah yang dilakukan oleh Skalie, berusaha terus produktif dalam berkarya meski kita tengah dilanda pandemi.

Setelah sebelumnya mereka melepas album kedua bertajuk Abadalabid di tahun 2017 lalu, kini mereka tengah bersiap untuk melepas single terbaru berjudul “Separuh Bintang”. Single ini direncanakan rilis pada 3 Mei nanti dan akan tersedia di berbagai digital platform.

Dalam “Separuh Bintang”, Skalie mencoba menawarkan warna baru yang berbeda dari materi lagu-lagu mereka terdahulu.

Aransemen musiknya dikerjakan oleh Anggi Rambe, lirik ditulis oleh Hadi Subrata, sementara Ridzki Ilham Akbar (Kiki) bertindak sebagai produser.

Single ini merupakan salah satu bagian dari album ketiga mereka, yang saat ini masih dalam proses penggarapan. “Separuh Bintang” mengangkat tema tentang ilusi.

Menurut mereka manusia cenderung suka berangan-angan. Terkadang berangan-angan suatu hal yang indah, layaknya penawar atas pahitnya kenyataan.

Butuh waktu memang untuk mencerna musik Skalie, sehingga kita tidak serta merta mudah mendefiniskan musik mereka adalah ska. Sebab musik mereka cukup variatif dimana unsur ska, rocksteady, pop, new wave dan swing berpadu, menjadi karakter Skalie.

Menginjak usia yang ke-25 tahun, para personelnya berharap pandemi ini segera berlalu dan pertunjukan musik hidup bisa seperti sediakala.