Menparekraf ajak pelaku ekraf Aceh perkuat inovasi untuk nilai tambah

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) agar meningkatkan inovasi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi produk yang dihasilkannya.

"Para pelaku ekonomi kreatif harus meningkatkan inovasi dan kreativitas dengan menghadirkan nilai tambah suatu produk sehingga menjadi produk yang lebih berkualitas dan berdaya saing," kata Sandiaga Uno dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Kamis.

Sandi mengatakan, hari ini pihaknya bergerak cepat menghadirkan pelatihan, sehingga dapat langsung melihat permasalahan yang dihadapi masyarakat pelaku ekonomi kreatif.

Sandi menyampaikan, para pelaku ekonomi kreatif di tanah air termasuk Aceh saat ini dihadapkan pada beragam tantangan seperti pandemi COVID-19, kesulitan ekonomi, kenaikan harga bahan pokok, hingga menyempitnya kesempatan kerja.

Baca juga: Sandiaga Uno: Pelaku ekonomi kreatif di Aceh Besar mulai berkembang

Pelatihan menjadi salah satu upaya dari kementeriannya untuk menghadirkan solusi yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

"Saya yakin upaya kita di sini (Aceh) akan memperkuat ekonomi kita, dengan target tahun ini 1,1 juta lapangan kerja baru dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Sandi juga mengharapkan para pelaku ekonomi kreatif dapat mendukung program "One Village One Product" di desa wisata.

Sementara itu, Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq mengapresiasi ragam dukungan program yang dihadirkan Kemenparekraf dalam mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Banda Aceh.

"Mudah-mudahan ke depan Banda Aceh semakin berkembang, terutama untuk produk-produk ekonomi kreatif. Saya harapkan produk-produk dari UMKM ini dapat terus kita kembangkan," kata Bakri Siddiq.

Baca juga: Menparekraf: Tak mudah pelaku ekraf tembus kurasi tampil di AKI 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel