Menparekraf apresiasi biografi tokoh Bali Tjokorde Gde Rake Soekawati

·Bacaan 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi peluncuran buku biografi tokoh budaya dan pariwisata Bali Tjokorde Gde Rake Soekawati sebagai salah satu upaya memberi semangat dalam menghadapi pandemi COVID-19 sehingga kebangkitan ekonomi Bali dapat terwujud.

"Saya menyambut baik terbitnya buku biografi berjudul 'Laksana Manut Sasana' ini. Ini ternyata artinya adalah sebuah ungkapan yang penuh dengan kearifan, sarat dengan kisah, memiliki inspirasi perjalanan hidup, sepak terjang beliau, baik dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara selama hidupnya, maupun juga bagi Bali," katanya dalam taklimat media yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, Minggu.

Mendiang Tjokorde Gde Rake Soekawati merupakan salah seorang putra terbaik Bali yang memberikan kontribusi dalam perkembangan seni dan budaya Bali dan sektor pariwisata. Pada 10 November 2015 lalu, Almarhum Tjokorde Gde Rake Soekawati juga menerima penghargaan tertinggi Parama Bakti Pariwisata Kabupaten Gianyar.

Peluncuran buku itu dilakukan sekaligus untuk memperingati hari kelahiran Tjokorde Gde Rake Soekawati yang ke-123.

Dalam perjalanan hidupnya, Tjokorde Gde Rake Soekawati tercatat sebagai satu-satunya Presiden Negara Indonesia Timur. Ia menjabat dari tahun 1946 hingga pembubaran Negara Indonesia Timur pada 1950. Selain itu, ia juga tercatat sebagai punggawa Ubud, serta diplomat seni budaya.

Penyusunan buku itu digagas Yayasan Janahita Mandala Ubud berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendekatkan nilai-nilai kepeloporan almarhum kepada generasi masa depan. Penyusunannya pun melibatkan beberapa penulis dan peneliti serta melalui tahapan focus group discussion.

Menparekraf menyatakan ia berterima kasih atas kolaborasi semua pihak pemangku kepentingan demi kebangkitan Bali dan kebangkitan ekonomi.

"Kita memang masih di tengah pandemi, tapi kita harus mewujudkan upaya penguatan kembali sektor yang terdampak. Saya juga ingin secara tegas menyatakan bahwa pemerintah pusat berpihak kepada kepulihan Bali," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya ingin bahwa semangat juang dalam melawan pandemi dapat terus dikobarkan.

Menurut dia semangat juang almarhum Tjokorde Gde Rake Soekawati yang ditulis di buku itu akan terus mengalir dan memberikan kontribusi yang besar.

"Kami yakin beberapa program andalan kita seperti desa wisata, ekonomi kreatif akan membuka peluang ekonomi. Saya yakin beliaulah pembuka jalan bagi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan berbasis alam dan budaya," demikian Sandiaga Salahuddin Uno .

Baca juga: Anggota DPD ajak tokoh pariwisata Bali tetap optimistis hadapi pandemi

Baca juga: Dua tokoh Bali terima tanda kehormatan Satyalencana Kepariwisataan

Baca juga: Tokoh Bali temui Menparekraf tanyakan destinasi ramah muslim

Baca juga: Wagub Bali ingatkan pentingnya harmoni budaya dan pariwisata

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel