Menparekraf dorong festival kuliner Bandung ke ajang internasional

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong festival kuliner asal Bandung, Jawa Barat, yakni festival Keukeun, untuk merambah ke ajang internasional.

Menurut dia, hal itu bakal menggeliatkan perekonomian karena bisa meningkatkan lapangan kerja. Sandiaga menyebut festival yang telah digelar sebanyak 11 kali itu memiliki potensi untuk ditampilkan di hadapan negara-negara lain.

"Akhirnya ini kalau kurasi event dengan baik event ini bukan hanya nasional, tapi juga bisa jadi event internasional," kata Sandiaga saat meninjau Festival Keuken 2022 di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu.

Dalam waktu dekat, menurut dia, Indonesia bakal menghadapi sejumlah gelaran internasional seperti Presidensi G20, Asean Summit, dan Forum Travel Exchange (Travex).

Namun, jika untuk G20, kebutuhan waktu yang harus dipersiapkan terlalu sebentar. Sehingga, lanjut dia, dua forum internasional lainnya itu yang bakal menjadi sasaran untuk membawa festival kuliner asal Bandung.

Baca juga: Sandiaga ajak swasta ikut kembangkan wisata lokal

Dalam kesempatan itu, Sandiaga bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sempat mencoba demo memasak di festival tersebut. Selain itu, ia pun mencoba sejumlah kuliner yang dihadirkan.

Salah satu kuliner yang dicoba yakni produk dessert berbahan coklat bernama Chocloud By Nadi. Produk itu, kata Sandiaga, tak kalah lezat dengan produk coklat yang biasa diimpor.

"Ada chocloud, karena kita biasa mengekspor kakao dan mengimpor produk jadinya, tapi di sini enak banget," kata Sandiaga.

Sementara itu, Penggagas Festival Keuken Meizan Diandra mengatakan festival yang telah digelar sejak 2011 itu membawa misi mengenalkan keragaman Indonesia melalui kuliner. Pasalnya, kata dia, adanya perbedaan budaya Indonesia justru melahirkan ribuan cita rasa yang berasal dari bahan baku lokal.

Pada Keuken 2022 ini, terdapat sebanyak 48 jenama makanan lokal populer. Selanjutnya, festival kuliner itu bakal digelar di Jakarta pada Desember 2022 dan di Solo pada Maret 2023.

"Ini jadi satu perjalanan menarik, ketika Keuken pada akhirnya dipercaya sama teman-teman untuk mengenalkan merek mereka, meluncurkan produk mereka, hingga mengenalkan menu baru mereka," kata Meizan.

Baca juga: Menparekraf: Harus ada keberpihakan pemerintah pada produk ekraf

Baca juga: Menparekraf bantu kemandirian ekonomi pondok pesantren