Menparekraf dorong pengembangan wisata edukasi di Ubud Bali

·Bacaan 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan wisata edukasi di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Menurutnya, wisata edukasi seperti yang dapat dilakukan di sejumlah museum yang ada di wilayah Ubud, sejalan dengan arah pengembangan pariwisata Indonesia yang berkualitas.

"Kami ingin wisata edukasi wisata berbasis budaya berkearifan lokal, dengan penekanan pada wisata berkualitas dan berkelanjutan yang akan menjadi tema utama," ujar Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Museum Puri Lukisan dan Museum Marketing 3.0 di Ubud, Kamis.

Ia mengatakan, kawasan Ubud memiliki potensi yang besar di bidang pariwisata edukasi berbasis budaya. Selain museum, Ubud juga memiliki sejumlah galeri seni terkemuka dan desa-desa wisata seperti Desa Adat Mas yang terkenal dengan produk kriya berupa ukiran kayu.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno juga mendorong agar kawasan Ubud dapat menjadi destinasi 'Work from Gallery' sebagai bagian dari 'Work From Bali'.

Ia berharap, program Work from Gallery tersebut dapat menjadi salah satu pilihan bagi rekan-rekan yang akan memulai work from Bali di kuartal ketiga tahun 2021.

"Jadi nanti akan disiapkan spot-spot di galeri-galeri dan museum-museum yang tersebar di seluruh Bali untuk menyediakan kepada rekan-rekan yang sudah memutuskan untuk kembali berkegiatan di tengah-tengah alam yang sangat indah dikelilingi oleh artefak-artefak, lukisan-lukisan, serta produk-produk kriya kelas dunia," katanya.

Menparekraf Sandiaga Uno menambahkan, wacana itu merupakan bentuk keberpihakan pemerintah melalui Kemenparekraf/Baparekraf untuk menggerakkan dan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

"Jadi pemerintah akan hadir dan kementerian kami akan memastikan program kita tepat sasaran dan tepat manfaat. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, pihaknya mengapresiasi rencana pelaksanaan 'Work from Gallery' atau bekerja dari galeri untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

"Saya sangat mengapresiasi rencana ini dan saya sangat setuju mudah-mudahan museum-museum ini tidak hanya menjadi bagian dari objek wisata Ubud tapi museum ini betul-betul menjadi tempat untuk menjadi tempat pendidikan," katanya.

Baca juga: Menparekraf: 'Work from Bali' beri 'multiplier effect' bagi masyarakat
Baca juga: Pelaku usaha kopi mulai kembangkan wisata edukasi
Baca juga: Tur virtual pabrik makanan, alternatif wisata edukasi selama pandemi
Baca juga: Meramu kehidupan sederhana petani jadi daya tarik wisata edukasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel