Menparekraf gandeng pelaku ekraf sosialisasikan prokes

·Bacaan 1 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno akan memanfaatkan waktu observasi seusai vaksinasi selama 30 menit untuk menyosialisasikan pelaksanaan protokol kesehatan bagi para pelaku ekonomi kreatif sesuai dengan karakter budaya di sentra pariwisata masing-masing.

"Jadi nanti, kebetulan kami menyelenggarakan vaksinasi di sentra pariwisata dan ekonomi kreatif, ada sesi observasi 30 menit, di mana masyarakat menunggu. Ini akan diberi materi sosialisasi agar mereka menerapkan prokes yang ketat dan disiplin, dan kami juga mengundang hiburan dari pelaku ekraf khususnya di bidang musik dan komika," kata Menparekraf saat menggelar konferensi pers secara daring, Senin.

Sandiaga menyampaikan, usai mengikuti vaksinasi, hal yang penting untuk diterapkan oleh masyarakat guna mencegah penyebaran COVID-19 yakni menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

Baca juga: Menkop-UKM dan Menparekraf apresasi Jakarta Creative Festival 2021

Dalam sosialisasi tersebut, Sandiaga melanjutkan, akan ada materi terkait 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), kemudian 3T (tracking, tracing, treatmen), serta penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang akn menjadi bagian dari penerapan prokes.

Pelaku ekonomi yang akan mengisi sosialisasi tersebut berasal dari berbagai kalangan, di antaranya pemusik, komika, atau penari tradisional. "Kalau di Jawa Barat bisa ditampilkan Jaipongan, atau yang lainnya," tukas Menparekraf.

Dalam vaksinasi tersebut, Kemenparekraf membidik 450 ribu warga mendapatkan dua dosis vaksin hingga September 2021.

Ia menambahkan akan menyosialisasikan narasi satu paket yakni Ayo Vaksin dan Ayo Prokes.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel