Menparekraf ke bandara pantau penerapan prokes

·Bacaan 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno belum lama ini meninjau Bandara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang, Banten untuk mengecek penerapan protokol kesehatan penumpang transportasi udara jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Hari ini saya melakukan peninjauan dari Terminal 2 hingga Terminal 3 Bandara Soetta agar protokol kesehatan dipatuhi secara ketat dan disiplin serta integrasi dengan aplikasi PeduliLindungi," kata Sandiaga, dalam siaran pers, dikutip Selasa.

Seperti kita ketahui, lanjut Sandiaga, arahan dari pemerintah bahwa dengan tidak diberlakukannya PPKM level 3, aturan dari pengetatan disiplin harus dipastikan dan ini tentunya butuh bantuan semua pihak tidak hanya pemerintah, stakeholder pariwisata, hingga masyarakat yang harus patuh.

Baca juga: Menparekraf: Stimulus PEN subsektor film tersalurkan Rp114, 88 miliar

"Kami menggagas Geber Parekraf Peduli salah satu yang menfasilitasi adalah Enesis Group, saya ucapkan terima kasih. Kita tidak bisa bekerja sendiri harus merangkul seluruh lini usaha," kata Menparekraf menambahkan.

Dalam kunjungannya ke Bandara Soekarno Hatta, Menparekraf didampingi Direktur SDM PT Angkasa Pura II, Ajar Setiadi, Executive General Manager (EGM) Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi, Direktur Operasional PT Angkasa Pura II, Muhammad Wasid, dan Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis Henky Manurung dan Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira.

Ryan Tirta Yudhistira menjelaskan bahwa Enesis Group melalui membagikan healthy kit kepada para pengguna transportasi udara agar perjalanan mereka aman dan sehat.

"Tahun lalu, kami melakukan hal yang sama dengan PT Angkasa Pura II, dan tahun ini kolaborasi dengan Kemenparekraf kami pun konsisten untuk terus melindungi dan menjaga kesehatan masyarakat Indonesia," katanya.

Healthy kit ini diharapkan berkontribusi sebagai salah satu upaya perketatan protokol kesehatan dalam rangka perjalanan pada masa pandemi COVID-19 selama masa Natal dan Tahun Baru.

Healthy kit itu sendiri berisikan masker, hand sanitizer, minuman suplemen, dan minyak angin aroma terapi.

"Ini akan dibagikan tidak hanya di bandara atau di moda transportasi udara, tapi juga akan ada di stasiun kereta api, terminal bus, dan titik rest area jalan tol. Dari mulai 21 Desember 2021 sampai dengan 7 Januari 2022," tambah Ryan.

Baca juga: Sandiaga: Banyak capaian parekraf yang patut disyukuri sepanjang 2021

Baca juga: Sandiaga minta Bali bersiap hadapi peningkatan kunjungan saat natal

Baca juga: Hindari Omicron, Sandiaga minta kegiatan ekraf di dalam negeri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel