Menparekraf nilai Pocari Sweat Run hidupkan kembali industri acara

·Bacaan 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Pocari Sweat Run Indonesia 2021 tak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tapi juga membantu berkontribusi menghidupkan kembali industri acara (event) di tengah masa pandemi.

Tak hanya pada sektor industri event nasional, lanjutnya, tetapi juga para pelaku ekonomi kreatif di bidang event.

“Semalam saya juga merasakan gugup terbangun karena excited banget untuk ikut acara ini. Saya harap kegiatan ini bisa terus berkontribusi dan membangkitkan kembali event-event di tanah air,” ujar dia dalam ajang tersebut yang digelar di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sebagaimana dalam keterangannya, Jakarta, Minggu..

Dia menerangkan bahwa ajang ini yang diselenggarakan dengan konsep hybrid (offline dan online) terbesar pertama di Indonesia menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan besar di tengah pandemi COVID-19. Perubahan ini dinilai perlu dengan mengimplementasikan tiga aspek, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi

Dalam pelaksanaan kegiatan ini secara offline, akan diikuti pelari dengan jumlah yang terbatas, sudah divaksin COVID-19 dosis kedua, dan terverifikasi aplikasi Peduli Lindungi.

Seluruh pelari juga disebut wajib melampirkan hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) dan mengikuti tes swab antigen di lokasi sebelum memasuki area untuk memastikan seluruh peserta dalam keadaan sehat. Penggunaan masker di area lomba juga diwajibkan, kecuali saat berlari.

Sebagai bentuk antisipasi kerumunan, tindakan pencegahan dilakukan dengan penggunaan 2 lokasi kegiatan offline yaitu Gedung Sate (kategori lari jarak 10 kilometer) dan Kota Baru Parahyangan (kategori lari half marathon dan marathon).

Start lari dilakukan secara gelombang dengan maksimal 50 orang di setiap gelombangnya. Setiap gelombang akan memiliki jeda lari 3 menit.

Setelah selesai berlari, tidak akan ada acara hiburan secara offline dan pelari diwajibkan untuk langsung meninggalkan lokasi.

Menparekraf mengaku bangga dapat mengambil bagian menjadi pelari dalam ajang tersebut yang melibatkan 100 ribu pelari dengan berlari sejauh 10 kilometer.

“Saya ucapkan selamat, karena di tengah pandemi kita bisa menyelenggarakan acara atau event dengan adaptasi protokol kesehatan,” ucap Sandiaga.

Baca juga: Menparekraf beri tiga kunci agar produk tembus pasar dunia
Baca juga: Menparekraf harapkan Bakauheni Habour City mampu pamerkan produk ekraf
Baca juga: Sandiaga ingin pelaku ekraf proaktif tingkatkan daya saing produk

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel