Menparekraf nilai wisata Tahura Sultan Adam Kalsel sangat cantik

·Bacaan 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno menilai Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Adam Kalimantan Selatan sangat cantik saat berkunjung ke destinasi wisata yang berlokasi di Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis.

Sandiaga Uno tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap objek wisata yang menyuguhkan keindahan pemandangan alam yang penuh pepohonan dan bebukitan, di damping adanya vila-vila berdesain rumah Belanda lengkap dengan kincir angin di puncak bukit.

"Saya bolak-balik di Kalimantan Selatan ini baru tahu ada ini, belum pernah ke sini (Tahura), ini cantik banget," ujarnya kepada Wakil Gubernur Kalsel H Muhidin yang mendampinginya.

Dia pun menyampaikan terimakasih kepada polisi kehutanan yang telah menjaga hutan Tahura Sultan Adam ini dengan baik hingga tetap lestari, tetap memperlihatkan keindahannya.

Hutan Sultan Adam sebenarnya sudah jadi wisata yang cukup lama, namun baru-baru ini diperbaiki dan dilengkapi segala infrastruktur jalan dan sarananya, hingga mudah dijangkau, namun tetap memberikan tantangan menuju puncaknya.

Baca juga: Pemprov Kalsel kembali buka kawasan wisata alam Tahura Sultan Adam

Sandiaga Uno menganggap wisata Tahura Sultan Adam merupakan objek wisata yang sudah dapat dibilang berstandar nasional hingga bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata nasional.

"Ini salah satu tempat yang luar biasa di Kalsel," tuturnya.

Selain Tahura Sultan Adam ini, Sandiaga Uno, juga memuji salah satu desa wisata yang masuk 300 besar desa wisata Anugrah Desa Wisata Tahun 2021 di provinsi Kalsel ini, yakni, ada di Kabupaten Tanah Laut.

"Desa wisata itu adalah Desa Pagatan Besar, ini sebagai desa wisata kebangkitan ekonomi nasional," ujarnya.

Baca juga: Beruang madu magnet baru wisata Tahura Sultan Adam

Desa Pagatan Besar menjadi salah satu desa terbaik yang dipilih dari 1.800 lebih desa wisata di Indonesia, hingga menjadi luar biasa kepedulian masyarakat Desa Pagatan Besar untuk memajukan desanya.

Dari keterangan pihak desa wisata Pagatan Besar, ada dua wisata yang diunggulkan, pertama ekowisata mangrove dan kedua pantai Karindangan.

Sandiaga Uno menyatakan ingin sekali mengunjungi desa wisata Pagatan Besar tersebut, namun saat ini belum memungkinkan karena daerah Kabupaten Tanah Laut sedang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 untuk penanganan COVID-19.

Baca juga: Menparekraf dorong Pengembangan wisata sungai di Banjarmasin

"Moga tahun depan banyak lagi desa wisata seperti desa wisata Pagatan Besar ini di Kalsel, sehingga pariwisata Kalsel akan lebih maju," ujarnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno juga mengunjungi desa wisata di Kabupaten Barito Kuala, yakni, desa wisata Konako di Muara Anjir.

Kunjungan ke desa wisata yang berada di pinggir Sungai Barito itu melalui kapal cepat. Sandiaga Uno juga menyempatkan diri mengunjungi Pusat Riset Bekantan yang tidak jauh dari desa wisata tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel