Menparekraf paparkan tahap evaluasi uji coba buka 20 destinasi wisata

·Bacaan 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memaparkan tahapan evaluasi saat uji coba pembukaan 20 destinasi wisata di Indonesia.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata di masa pemberlakuan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), di mana usaha pariwisata akan dibuka kembali secara bertahap dengan memperhatikan aspek kesehatan bukan hanya bagi pengunjung, tapi juga pekerja atau pengelola usaha di tempat wisata,” kata Menparekraf Sandiaga Uno secara virtual di Jakarta, Senin.

Setelah PPKM perlahan dilonggarkan, lanjut dia, sektor pariwisata perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di setiap kegiatan dalam destinasi tersebut.

Tahapan selanjutnya adalah durasi dalam aktivitas yang ditawarkan, jarak antar pengunjung, dan kegiatan yang mengharuskan orang menyentuh benda.

Lalu, penerapan aplikasi PeduliLindungi dalam mengontrol pergerakan masyarakat. Selain itu, juga terkait bagaimana pengelola wisata dapat menyiapkan satuan tugas (satgas) dan berkoordinasi dengan satgas COVID-19 setempat.

“Pengelola sektor parekraf yang terdaftar atau memperoleh QR Code PeduliLindungi saat ini berjumlah 2.264 penerima. Penerima ini terdiri dari usaha bar, kafe, hotel, restoran, resto cepat saji, dan destinasi wisata yang berlokasi di DKI Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya,” katanya.

Menparekraf mengharapkan penggunaan aplikasi tersebut diperluas termasuk ke desa wisata.

Baca juga: Menparekraf ingatkan tetap jaga protokol kesehatan di objek wisata

Mengenai orang tua yang ingin membawa anak berusia di bawah 12 tahun untuk rekreasi, menginap di hotel, pergi ke restoran dan tempat wisata, dijelaskan akan diberikan diskresi masing-masing kepada keluarga karena mayoritas pengunjung berusia di atas 12 tahun.

Lebih lanjut Sandiaga memaparkan bahwa keluarga tersebut juga telah divaksinasi dan kemudian keputusan dapat diambil berdasarkan koordinasi dengan satgas COVID-10 setempat.

“Inilah bentuk fleksibilitas yang ingin kita sampaikan dengan konsep 'gas rem gas rem’ dan sandbox yang terpenting adalah Peduli Lindungi adalah bagian dari keseharian itu,” utaranya.

Adapun 20 destinasi wisata tersebut terbagi dalam beberapa wilayah yaitu DKI Jakarta yang terdiri dari Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, dan Kampung Budaya Betawi Setu Babakan.

Wilayah kedua ialah Jawa Barat, meliputi Taman Safari Indonesia, The Lodge Maribaya, Glamping Lake Rancabali, Kawah Putih, Jbound, dan Saung Mang Udjo.

Teruntuk bagian Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, terdiri dari Grand Maerakaca Taman Mini, TWC Borobudur, TWC Prambanan, Taman Satwa Taru Jurug, Taman Tebing Breksi, Gembira Loka Zoo, dan Hutan Pinus Asri Mangunan.

Terakhir, Jawa Timur dengan Taman Rekreasi Selecta, Jatim Park 2, Hawai Group, serta Maharani Zoo dan Gua.

Baca juga: Tiga objek wisata di Yogyakarta uji coba buka terbatas

Baca juga: Ancol bersiap uji coba beroperasi kembali

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel