Menparekraf: Program AKI 2022 fasilitasi UMKM promosi produk di mall

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 memfasilitasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempromosikan produk mereka di dalam mall.

Biasanya, menurut Menparekraf, berbagai merek maupun produk yang berada di mall sudah memiliki nama besar.

“Mudah-mudahan mereka (pelaku UMKM) naik kelas dan produknya semakin berkualitas,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam kegiatan AKI 2022 di Cilegon Center Mall, Banten, Minggu.

Pada kesempatan tersebut terdapat 27 UMKM yang lolos kurasi sehingga dapat terlibat dalam AKI 2022 di Cilegon.

Menparekraf mengharapkan melalui program itu bisa mendukung kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), mendorong 1,1 juta lapangan kerja baru pada 2022 serta 4,4 juta lapangan kerja pada 2024.

Dia menilai pelaku UMKM di Cilegon yang mengikuti AKI 2022 menampilkan karya-karya terbaik tingkat nasional dan internasional.

Baca juga: Menparekraf: Inovasi pelaku ekraf wujudkan 1,1 juta lapangan pekerjaan

“Di Cilegon ada 14 ribu UMKM, dan di Provinsi Banten ada 300 ribu UMKM. Kalau 50 persen saja kita konversikan untuk siap ekspor, ini jumlah yang sangat besar,” ucap Menparekraf Sandiaga Uno.

Banyaknya pelaku usaha di daerah tersebut juga turut meningkatkan lapangan pekerjaan di Cilegon, mengingat Banten menjadi salah satu provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi.

Dengan kebijakan pemerintah yang memudahkan perizinan kebijakan berusaha, lanjutnya, Cilegon berhasil menurunkan angkat pengangguran.

Dalam kegiatan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Cilegon Creative Center, Walikota Cilegon Helldy Agustian menyatakan kota yang dipimpinnya berhasil menurunkan tingkat pengangguran sebesar 5.062 orang dari total 25.976 orang berdasarkan Badan Pusat Statistik tahun 2022.

“Makanya kami sangat mendukung program ini bagi UKM, terutama agar menjadi kota kreatif yang sudah disiapkan sumber daya manusianya, lalu Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) khusus untuk pusat UMKM dan ekraf, serta pembiayaan,” kata Helldy.

Baca juga: Menparekraf beri tiga kunci agar produk tembus pasar dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel