Menparekraf terkesan keindahan alam dan budaya Ranupani Lumajang

·Bacaan 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno terkesan akan keindahan alam dan budaya desa wisata Ranupani di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sandiaga melanjutkan rangkaian visitasi 50 terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dengan mengunjungi Desa Wisata Ranupani yang berada di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Minggu.

"Saya sangat berkesan, kagum dan bukan hanya alam dan budaya tapi fasilitasnya juga mumpuni, toiletnya bersih, juga warganya sangat ramah, saya ingin mengajak masyarakat untuk berwisata #diranupaniaja," kata Sandiaga dalam rilis yang diterima ANTARA di Lumajang.

Ia juga mengimbau agar semua pihak untuk tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,sehingga tetap kondusif dan jangan sampai situasi yang bagus itu akan kembali ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang lebih ketat karena ketidakdisiplinan.


Baca juga: Sandi sebut Banyuwangi jadi inspirasi bagi daerah lain dalam parekraf

Kehadiran Sandiaga, selain dalam rangkaian visitasi 50 desa wisata terbaik juga untuk menepati janji atas undangan dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam webinar yang dilakukan beberapa waktu lalu untuk mengunjungi desa yang berada di ketinggian 2.200 meter dari permukaan laut (mdpl).

"Kami sangat bangga bisa hadir di sini, ini pertama kalinya saya datang ke sini. Kehadiran kami bukan hanya hadir seperti undangan Pak Bupati dan Wabup, tapi saya juga menginap untuk bisa merasakan langsung sensasi bermalam di sini yang suhunya bisa sampai 9-11 derajat celcius," tuturnya.


Baca juga: Sandiaga Uno: Wisata Kampung Blekok Situbondo jadi lapangan kerja baru

Wilayah Ranupani masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru hingga membuat desa itu memiliki pemandangan alam yang sangat indah dan di kawasan tersebut ada danau yang terkenal yaitu Ranu Regulo dan Ranu Kumbolo.

"Saya melihat desa wisata Ranupani ini memiliki potensi untuk berkembang dan tertata dengan baik, kami hadir untuk memberikan dukungan agar ekonomi bisa kembali bangkit dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," ujarnya.

Baca juga: Menparekraf cek kesiapan pembukaan pariwisata di Jatim

Baca juga: Menparekraf resmikan Desa Koto Masjid, nikmati wisata mirip Raja Ampat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel