Menparekraf: UMKM berpeluang besar bangkit kembali

·Bacaan 1 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menegaskan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peluang besar untuk bangkit setelah pandemi COVID-19 mereda.

"Data BPS mengungkapkan ada peluang kerja yang terbuka saat ini dan itu untuk serta diciptakan oleh UMKM," ujar Menparekraf Sandiaga Uno di Medan, Sumatera Utara, Senin.

Dia mengatakan itu pada acara Pengembangan kata Kreatif Indonesia, Workshop Pelaku Ekonomi Kreatif yang digelar Direktorat Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Deputi bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Acara itu diikuti 35 UMKM dengan berbagai produk mulai dari kopi, jamu, tauco, martabak, keripik, dan ikan teri.

Di tengah pandemi COVID-19, lanjut dia, semua pengusaha, khususnya UMKM, dituntut untuk semakin kreatif khususnya dalam mempromosikan dan memasarkan produk.

Baca juga: Sandiaga ajak UMKM terus berkolaborasi percepat pemulihan ekonomi

"Acara Pengembangan Kata Kreatif Indonesia dan Workshop Pelaku Ekonomi Kreatif diharapkan semakin mendorong UMKM untuk meningkatkan pemasaran produknya," kata Menparekraf Saniaga Uno.

Pemerintah sendiri, ujar dia, terus melakukan berbagai program termasuk memberi stimulus untuk UMKM agar bisa bangkit dan tambah berkembang di tengah masih ada pandemi COVID-19.

Stimulus Bangga Buatan Indonesia (BBI), lanjut dia, misalnya bisa dimanfaatkan UMKM

Stimulus BBI yang merupakan rangkaian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia diberikan pemerintah untuk mendorong peningkatan transaksi penjualan produk kreatif nasional, para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor fesyen, kriya dan kuliner di platform digital.

Baca juga: Sandiaga optimistis 30 juta UMKM bakal masuk ekosistem digital di 2023

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel