Menpera: Angsuran KPR FLPP Hanya Rp575 Ribu

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz menyatakan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ke depan dapat memiliki rumah sejahtera tapak hanya dengan membayar angsuran sebesar Rp575.000.  

Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)yang dilaksanakan oleh Kemenpera bersama dengan sejumlah bank BUMN. "Masyarakat dapat memiliki rumah dengan KPR FLPP yang suku bunganya tetap yakni 7,5 persen. Angsuran per bulan hanya Rp575.000 untuk harga rumah Rp70 juta," ujar Menpera Djan Faridz saat membuka kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan FLPP di Kantor Kemenpera, Jakarta, Senin (5/3) malam seperti dikutip dari situs Kemenpera.

Menpera Djan Faridz menambahkan, Kemenpera akan terus berupaya membantu masyarakat miskin untuk memiliki rumah yang layak huni. Dan melalui kebijakan FLPP, pada tahun 2012 ini Kemenpera berhasil menurunkan suku bunga yang tadinya 8,15 sampai 9,95 persen menjadi 7,5 persen saja.

Adanya penurunan suku bunga KPR FLPP tersebut, angsuran yang harus dibayar oleh masyarakat dapat diturunkan dari Rp625.000 menjadi Rp575.000.

Lebih lanjut, Djan Faridz menjelaskan, hingga 5 Maret 2012 Kemenpera telah berhasil menggandeng lima bank swasta nasional untuk menyalurkan FLPP ini. "Ke lima bank tersebut antara lain BNI, Mandiri, BTN, BRI dan BRI Syariah," imbuhnya.

Kemenpera dalam kegiatan Sosialisasi ini juga menunjukkan prototipe rumah murah yang harganya hanya sekitar Rp25 juta. Prototipe rumah murah ini diharapkan juga bisa menjadi solusi pembangunan rumah yang harganya terjangkau bagi masyarakat miskin di Indonesia.

Ke depan, Kemenpera juga sedang mengusahakan kenaikan harga rumah sebagai langkah antisipasi kenaikan harga BBM. Saat ini, Kemenpera tengah mengajukan kenaikan harga rumah sejahtera tapak ke Kementerian Keuangan.

"Kami akan mengupayakan agar harga rumah yang bebas PPN bisa naik yakni Rp70 juta ke atas," terangnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...