Menperin akui baru tahu "speaker" mobil mewah disuplai dari Surabaya

·Bacaan 1 menit

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku baru tahu produk speaker untuk audio salah satu merek mobil mewah selama ini disuplai dari industri olahan baja asal Kota Surabaya.

"Selain memasok speaker untuk beberapa produk mobil asal Jepang dan Korea, ternyata juga menjadi langganan untuk menambah kenyamanan audio mobil merek 'Bentley'," ujarnya di sela mengunjungi pabrik industri olahan baja CV Sinar Baja Electric (SBE) di Jalan Margomulyo Surabaya, Selasa.

Menurut mantan menteri sosial tersebut, "Bentley" merupakan mobil mewah dengan harga sangat mahal.

Menperin Agus mengungkapkan seluruh spesifikasi di berbagai produk mobil asal Inggris itu kualitasnya di atas rata-rata.

"Termasuk audio dan speakernya kualitasnya di atas rata-rata," katanya.

Agus mengapresiasi karena berbagai produk speaker dari perusahaan SBE juga banyak diekspor ke berbagai negara.

Selain melakukan kunjungan ke Surabaya, Menperin juga ke Sidoarjo dalam rangka meninjau PT Woodone Integra Indonesia.

Industri furnitur, lanjut dia, terus menggeliat di tengah pandemi COVID-19 sekarang ini sehingga akan terus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang mendampingi kunjungan kerja Menperin Agus di Surabaya menyatakan telah lama melihat potensi CV SBE di industri olahan baja.

Dia mencontohkan, sejak awal masa pandemi virus corona (COVID-19), Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menggandeng CV SBE untuk memenuhi kebutuhan ventilator.

"Di antaranya kami pernah berkolaborasi dengan SBE untuk mendampingi inovasi yang dikembangkan kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyempurnakan prototipe ventilator," katanya.

"Tadi ada satu prototipe lagi yang dikembangkan SBE dan diharapkan bisa bekerja sama lagi," kata orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut.

Baca juga: Menperin: Industri furnitur terus menggeliat, ekspor naik

Baca juga: Gernas BBI, Menperin ajak masyarakat beli produk dalam negeri

Baca juga: Kemenperin jadi "movement manager" Gernas BBI Mei

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel